Zita Anjani M.sc, Tokoh

Politikus cantik dan usia muda dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Zita Anjani mencetak sejarah sebagai perempuan pertama dan termuda menjadi pimpinan DPRD DKI Jakarta Periode 2019-2024. Dia terpilih sebagai wakil ketua dari Partai Amanat Nasional (PAN). Sumpah jabatan pimpinan DPRD DKI Jakarta sesuai salinan dari Kementerian Dalam Negeri Nomor 161.31/5344 tanggal 8 Oktober 2019 tentang peresmian pengangkatan pimpinan DPRD Provinsi DKI Jakarta periode 2019-2025. Mereka adalah, Ketua: Prasetyo Edi Marsudi (PDI Perjuangan), serta empat Wakil Ketua: Mohammad Taufik (Partai Gerindra), Abdurahman Suhaimi (PKS), Misan Samsuri (Partai Demokrat), dan Zita Anjani (PAN).

Zita mengaku, dalam 5 tahun ke depan dia akan fokus memperjuangkan kebijakan di bidang pendidikan dan kebijakan-kebijakan yang pro terhadap perempuan serta anak. Meski jadi yang termuda di jajaran pimpinan, Zita mengaku tidak takut atau bahkan minder. Perempuan berusia 29 tahun itu malah sangat bersemangat, merasa akan ada banyak hal yang ia pelajari dalam bidang legislatif.

Sebagai pimpinan, perempuan yang akrab disapa Zita itu berjanji akan mengawal proses pembentukan kebijakan hingga menghasilkan kebijakan yang berkualitas, dan tentunya ramah terhadap perempuan serta anak-anak.  

Zita Anjani lahir di Jakarta, 12 Maret 1990. Sebelum terjun ke dunia politik, Putri Ketum PAN Zulkifli Hasan ini aktif di berbagai kegiatan pendidikan. Zita merupakan Founder Sekolah Kids Republic, Ketua Yayasan Batin Cahaya Bangsa, Ketua Yayasan Insan Cendikia Kalianda Lampung Selatan (SMA Kebangsaan), dan Dewan Pembina Bunda Pintar Indonesia.

Zita kemudian maju pada Pemilu 2019. Dia maju sebagai Caleg PAN di Dapil V dan lolos sebagai anggota DPRD DKI. PAN kemudian mengutusnya untuk menjadi wakil ketua DPRD DKI Jakarta. Sewaktu kampanye Zita satu hari maksimal berkunjung ke 10 titik dalam sembilan bulan,  non-stop. Hampir 500 titik yang ia  kunjungi,  door to door  ketemu sama masyarakat dibantu guru PAUD yang mengkondisikan di rumah-rumah penduduk. Ia pun mengikuti seluruh proses seleksi caleg online PAN dari awal. Semuanya  proses ia ikuti mulai dari pelatihan, submit CV, interview, hingga background check .

Zita sendiri sebenarnya lebih tertarik dengan dunia pendidikan. Sejak duduk di bangku SMP, menurut Zita, dirinya sering mengajar teman-teman adiknya yang masih kecil. Menurutnya, hal itu dilakukan karena dorongan passion. Untuk mewujudkan cita-citanya itu, Zita mengambil program Diploma Montessori Education di Sunshine Teachers Training  yang kemudian dilanjutkan dengan gelar Master of Science di University College London (UCL), Inggris. Sementara pendidikan strata 1 ditempuh Zita di jurusan Hubungan Internasional, Universitas Pelita Harapan, Jakarta.

Zita sempat bekerja di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Jenewa, Swiss. Namun karier di badan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang sebenarnya mentereng itu ia tinggalkan demi mengejar passionnya di dunia pendidikan. Pada 2015, ia kembali ke Indonesia dan mendirikan lembaga pendidikan usia dini (PAUD), Kids Republic.

Membangun PAUD saja tak cukup bagi bagi Zita. Prihatin dengan kondisi tenaga pendidik sekolah usia dini, Bunda Zita menginisiasi gerakan pendidikan gratis kepada guru-guru PAUD/TK melalui program “Gerakan Mengajar 1000 Guru.” Namun saat itu belum punya wadah untuk gerakan tersebut. Maka Zita pun mendirikan organisasi Bunda Pintar Indonesia (BPI).

Secara kuantitas hingga kini BPI punya 3.000 peserta pelatihan guru, 304 peserta pelatihan anak, 1.000 sahabat BPI, dan 177 kegiatan sosial. Karena aktif “mengasuh” guru-guru PAUD yang umumnya ibu-ibu itulah, perempuan berjilbab tersebut lebih dikenal dengan panggilan Bunda Zita.

Terlepas ayahnya yang politisi kawakan, Zita mengaku, sebelumnya tak pernah berminat terjun ke politik. Namun, menurut Zita, semua itu berubah saat ibu-ibu pengajar PAUD mendorongnya jadi anggota legislatif untuk menyuarakan aspirasi mereka. Sebagai putri Ketua MPR RI yang juga Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas), Zita merasa terbebani dengan sosok sang ayah. Zita meyakini, statusnya sebagai anak Zulhas akan membuat ia menjadi bahan perundungan di DPRD DKI Jakarta. Namun, Zita akan membuktikan bahwa ia bisa sukses karena perjuangannya sendiri.

Di PAN, Zita saat ini menjabat Ketua Dewan Pimpinan Wilayah DKi Jakarta dan Wakil Sekretaris Jenderal Perempuan Amanat Nasional (PUAN).

 

Profil Tokoh:

Nama               : Zita Anjani M.Sc

Lahir                : Jakarta

Tanggal Lahir    : 12 Maret 1990

Kebangsaan      : Indonesia

Nama lain         : Bunda Zita

Warga negara   : Indonesia

 

Pendidikan:

  • Master of Science
  • Bachelor of Social Science
  • Diploma
  • Almamater University College London
  • Universitas Pelita Harapan

Pekerjaan:

  • Founder Sekolah Kids Republic
  • Ketua Yayasan Batin Cahaya bangsa
  • Ketua Yayasan Insan Cendikia Kalianda Lampung Selatan (SMA Kebangsaan)
  • Dewan Pembina Bunda Pintar Indonesia  

Organisasi:

  • Sekolah Kids Republic
  • Bunda Pintar Indonesia
  • Yayasan Batin Cahaya Bangsa

 

Kota asal: Jakarta, DKI Jakarta

  • Gerakan politik: Founder Gerakan Mengajar 1000 Guru PAUD 
  • Founder Gerakan Mengajar 1000 Generasi Emas Indonesia

 

Suami :          Radityo Egi Pratama

 

Anak:

  1. Kaleela Aisyah
  2. Kaisara Alisha

Orang tua :   

  • Zulkifli Hasan
  • Soraya Zulkifli Hasan