Tari Uncul

Tarian Uncul merupakan bagian dari pertunjukan Ujungan Betawi yang  biasa diselipkan pada setiap pertunjukan itu. Sebagaimana Ujungan di daerah lain yang biasa disebut “gitikan” atau “sabetan”. Tarian uncul memiliki fungsi member rangsangan dan tantangan kepada lawan dalam arena unjungan. Tarian ini biasanya ditampilkan sesudah masa panen. Musik pengiring Uncul biasa disebut “sempyong” yang terdiri atas sebuah sempyong, semacam gambang sederhana dengan empat bilah terbuat dari bamboo atau kayu, di tambah kantongan bambu.

 

     Tarian lucu, seperti gerak monyet, dilakukan untuk memancing dan memanaskan hati lawan.  Tarian Uncul ini, sebagaimana ujungan Betawi sangat popular dalam masyarakat agraris (petani). Penyebarannya hanya terbatas di Jakarta Timur, terutama daerah-daerah yang berbatasan dengan kabupaten Bekasi.

 

 (sumber : Buku Seni Pertunjukan Tradisional Betawi, Arie Budhiman, 2012)