Tanek, Kosakata

Menurut Muhajir (2000), kosakata bahasa Betawi banyak dipengaruhi oleh bahasa Melayu, bahasa Sunda, bahasa Jawa, bahasa Bali, dan berbagai suku dari belahan timur Indonesia. Seperti salah satu kosakata bahasa Betawi, yakni kata tanek.

Kata tanek merupakan salah satu kosakata dalam bahasa Betawi yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari oleh masyarakat Betawi sendiri. Biasanya orang Betawi menggunakan kata ini untuk menunjukan sesuatu kepada orang lain ketika sedang memasak. Kata tanek memiliki arti matang merata. Arti matang merata di sini untuk masakan yang sedang direbus, seperti contoh kalimat berikut: “Godok ubinya yang tanek, jangan magel kaya kemarén”, arti kalimat tersebut adalah “Rebus ubinya yang matang merata, jangan setengah matang seperti kemarin”.