Taman Waduk Pluit, Taman

Taman Waduk Pluit
Alamat Jl. Pluit Timur Raya No.12, RT.6/RW.5, Pluit, Penjaringan, RT.6/RW.5, Pluit, Penjaringan, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14450
Luas             80 ha
Fasilitas kursi taman

Jenis Vegetasi

 

pohon anggur laut (Coccoloba uvifera), kalpataru/keben (Barringtonia asiatica), trembesi (Samanea saman), dan ficus daun kecil (Ficus lyrata), pohon jati (Tectona grandis) dan berbagai jenis pohon bambu

Latitude

Longitude

-6.114641,106.7928724

 

Taman Waduk Pluit terletak di Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Sebelum disulap menjadi taman, kawasan yang dulunya dikenal dengan waduk pluit ini merupakan kawasan kumuh dengan pemandangan permukiman padat penduduk serat jejeran rumah ala kadarnya mengelilingi waduk yang memiliki luas 80 hektar.

Dengan prakarsa di kepemimpinan Jokowi dan Ahok, terciptalah Taman Waduk Pluit dan memiliki luas sekitar 6 hektar. Lahan seluas 3 hektar lainnya akan difungsikan sebagai instalasi pengolahan air limbah dan 1 hektar lainnya akan difungsikan sebagai reverse osmosi (pengolahan air asin menjadi tawar).

Waduk Pluit yang berada di tengah-tengah taman ini sedang dalam tahap normalisasi fungsi. Sejumlah penertiban bangunan liar sudah dilakukan dalam beberapa bulan terakhir, sehingga sisi barat Waduk Pluit kini sudah terbuka dan dalam tahap pembangunan taman untuk melengkapi suasana taman Waduk Pluit secara utuh.

Kehadiran Taman Waduk pluit ini mendapat sambutan hangat dari warga, terutama warga Jakarta Utara. Masyarakat dapat menikmati suasana indah, nyaman, dan asri secara gratis. Walau bau menyengat yang berasal dari Waduk Pluit sesekali masih tercium, tampaknya hal ini bukan masalah bagi warga untuk datang berkunjung karena kompensasi positif yang diberikan taman ini sangat memenuhi kebutuhan masyarakat akan ruang terbuka bersama.

Taman ini tidak hanya dapat dinikmatii pada siang hari, namun justru lebih ramai dikunjungi pada malam hari. Agar taman ini digunakan dengan semestinya oleh masyarakat, perlu adanya penjaga taman (satpam) yang dapat menjaga ketertiban penggunaan taman secara semestinya.

Disekeliling taman terdapat berbagai kursi taman berdisain Eropa dengan ciri khas lengkungan organik dibagian tangan dan kaki kursi. Disamping itu juga disediakan ruang terbuka hijau yang dipenuhi pohon seperti pohon anggur laut (Coccoloba uvifera), kalpataru/keben (Barringtonia asiatica), trembesi (Samanea saman), dan ficus daun kecil (Ficus lyrata), pohon jati (Tectona grandis) dan berbagai jenis pohon bambu. Kehadiran pohon ini diharapkan dapat memberikan keteduhan di siang hari karena kawasan waduk Pluit memang terasa terik dan panas di siang hari.