Tahu Pong Semarang, Kuliner

Salah satu jenis kuliner yang sangat akrab dengan masyarakat Indonesia adalah tahu, meski sebenarnya merupakan bawaan kaum perantauan Tionghoa. Banyak sudah varian kuliner Indonesia berbahan dasar tahu, salah satunya adalah tahu pong khas Semarang. Keunikan tahu pong adalah bagian dalamnya kosong, tidak padat seperti jenis tahu lainnya. Kopong atau kosong. Biasanya tahu pong disajikan bersama kuah yang dibuat dari kecap, bawang, dan petis. Tidak lupa acar lobak putih untuk menyegarkan dan menetralkan rasa. Cara menyantap tahu pong adalah dengan mencocolnya pada kuah, atau bagi yang suka pedas diguyur banyak kuah. Tahu pong seringkali dihidangkan bersama potongan telur bebek dan gimbal udang (bakwan udang), terkadang juga tahu kopyok atau tahu emplek. Tahu kopyok adalah tahu pong yang dikocok bersama telur bebek atau telur ayam kemudian digoreng. Bentuk matangnya mirip fuyunghai, sedangkan tahu emplek adalah tahu putih yang padat. Perpaduan panas tahu yang digoreng dengan bumbu gurih dan manis menjadi kelezatan yang begitu terasa di lidah. Untuk bisa menikmatinya warga Jakarta tak harus pergi ke Semarang, tetapi jajanan ini juga bisa ditemukan di beberapa tempat.

Banyak orang berpendapat bahwa asal mula penamaan tahu pong adalah dari potongan tahu kecil, yang digoreng cukup lama hingga kulitnya kering dan melembung, sedangkan bagian tengahnya kosong atau kopong. Dalam bahasa Tiongkok tahu yang digoreng seperti ini disebut ta-u pok. Hanya saja cara pengolahannya sedikit berbeda, sehingga tahu pong Semarang saat dingin akan mengempis, sedangkan ta-u pok tidak. Ada pendapat yang menyatakan bahwa meski tahu berasal dari Tiongkok, tetapi menu tahu pong adalah adaptasi dari kuliner Jepang abura-age atau pocket tofu. Abura-age adalah bahan makanan Jepang berupa lembaran tahu berbentuk tipis, yang digoreng hingga berwarna kuning keemasan.

Sebuah buku tentang 100 pola pengolahan hidangan tahu Tofu Hyakunchin, yang ditulis tahun 1782 oleh Sodani Gakusen, mencantumkan cara mengolah tahu hingga kering seperti tahu pong. Ia menjelaskan bahwa setelah dipotong tipis tahu digoreng dua kali. Pertama dengan suhu minyak agak rendah (100-120°C), kemudian dipindahkan ke dalam minyak bersuhu sangat tinggi (180-200°C), sehingga tekstur tahu goreng menjadi kering di permukaan dan berongga atau kopong di tengahnya. Berselang satu abad kemudian munculah menu berbahan abura-age, seperti salah satu varian sushi inari-sushi, kitsune udon, oden, sup miso, takikomigohan, dan berbagai macam nimono. Di Jepang umumnya abura-age dibuat oleh pabrik tahu atau tukang tahu. Konon kuliner tahu pong Semarang mulai muncul sekitar tahun 1930-an. Di Tiongkok sendiri, yang merupakan tempat asal tahu, tidak ditemukan menu semacam tahu pong ini.

Bahan-bahan:

  1. 2 bungkus tahu pong, potong dadu
  2. 2 butir telur bebek rebus, goreng, belah 6 bagian
  3. 3 sendok makan bawang goreng
  4. Minyak secukupnya, untuk menggoreng dan menumis

Bumbu rendaman:

  1. 4 siung bawang putih, cincang halus
  2. 2 sendok teh garam
  3. ¼ sendok teh kaldu bubuk (jika suka)
  4. 200 ml air

Bahan gimbal udang:

  1. 250 gram udang sedang, kupas, sisakan ekornya
  2. 150 gram tepung terigu
  3. 2 siung bawang putih, haluskan
  4. ½ sendok teh merica bubuk
  5. 1 batang bawang daun, iris halus
  6. ½ sendok teh garam
  7. ¼ sendok teh kaldu bubuk (jika suka)
  8. 200 ml air

Saus petis:

  1. 5 siung bawang putih, haluskan
  2. 15 buah cabai rawit hijau, haluskan
  3. 5 sendok makan petis udang
  4. 4 sendok makan kecap manis
  5. 1 sendok makan gula merah iris
  6. 1 sendok teh garam
  7. 400 ml air

Cara membuat:

  1. Rendam tahu pong dengan bumbu rendaman. Biarkan 15 menit. Goreng hingga kuning kecokelatan. Angkat, tiriskan.
  2. Gimbal udang: campur tepung terigu dan bumbu-bumbu. Tuangkan air sedikit-sedikit sambil terus diaduk. Masukkan udang, aduk rata. Ambil satu sendok makan adonan, goreng hingga matang. Angkat, tiriskan.
  3. Saus petis: tumis bawang putih hingga harum. Tambahkan bumbu lainnya dan air. Masak hingga mendidih dan agak kental, angkat.
  4. Tata tahu pong, potongan telur bebek, dan gimbal udang di atas piring. Siram dengan saus petis. Sajikan dengan taburan bawang goreng.