Tahayul Pada Tanaman (taneman), Nilai Budaya

Tahayul dianggap oleh sebagian orang sebagai sesuatu yang mustahil, tidak rasional, dan bersifat ketinggalan jaman. Namun di sisi lain, sebagian besar masyarakat Betawi masih mempercayai tahayul tersebut hingga saat ini. Salah satu tahayul yang dipercayai adalah tahayul pada tanaman (taneman).

Sebagian besar masyarakat Betawi masih ada yang percaya bahwa tumbuhan atau pepohonan bukan sekedar sebagai hiasan dan makanan. Namun mereka memiliki makna tahayul tersendiri. Seperti misalnya larangan menanam pohon kamboja, cabe, dan pepaya di depan halaman rumah. Larangan tersebut akan menyebabkan pemilik rumah tertimpa musibah atau akan sial. Selain larangan, orang Betawi juga percaya bahwa menanam bunga sedap malam, kelak keluarganya akan selalu bahagia dan menanam pohon kelor akan terjaga dari teluh, santet, dan niatan orang jahat.