Tahayul Pada Batu Mulia, Nilai Budaya

Tahayul dianggap oleh sebagian orang sebagai sesuatu yang mustahil, tidak rasional, dan bersifat ketinggalan jaman. Namun di sisi lain, sebagian besar masyarakat Betawi masih mempercayai tahayul tersebut hingga saat ini. Salah satu tahayul yang dipercayai adalah tahayul pada batu mulia.

Sebagian besar orang Betawi memiliki koleksi batu mulia atau batu hiasan. Selain untuk memperindah diri, batu-batu tersebut dipercaya mempunyai makna masing-masing. Tahayul batu mulia memiliki hubungan denga makna keberuntungan atau kesialan bagi pemakainya. Seperti misalnya batu akik dianggap dapat membawa kewibawaan. Batu pirus dianggap dapat memberikan keselamatan. Dan jika seseorang menggunakan batu kecubung atau merah delima, ia akan mendapatkan kasih dan kelembutan. Sedangkan batu safir dianggap dapat memberikan ketenangan.