Tahayul Pada Bangunan, Nilai Budaya

Tahayul dianggap oleh sebagian orang sebagai sesuatu yang mustahil, tidak rasional, dan bersifat ketinggalan jaman. Namun di sisi lain, sebagian besar masyarakat Betawi masih mempercayai tahayul tersebut hingga saat ini. Salah satu tahayul yang dipercayai adalah tahayul pada bangunan.

Selain memiliki tahayul dengan dengan lingkungan, sebagian besar orang Betawi juga memiliki kepercayaan terhadap aspek bangunan. Bagi mereka, membangun sebuah bangunan harus melalui perhitungan secara metafisis. Setiap bangunan harus memiliki nilai simbolik yang khusus. Mereka percaya bahwa nilai keberuntungan tidak hanya terletak pada tanah yang baik, akan tetapi juga pada bangunan yang sesuai dengan tatanan alam. Orang Betawi mempercayai bahwa tanah dan bangunan seperti masjid, makam, dan kelenteng dianggap mempunyai daya magis dan keramat.