Sushi, Kuliner

Salah satu makanan Jepang yang populer di Jakarta adalah sushi. Makanan ini diperkenalkan oleh seorang mantan tentara Jepang yang jatuh cinta pada Indonesia. Usai perang pasifik ia memutuskan untuk tinggal di Jakarta dengan isterinya yang berasal dari Indonesia, dan mendirikan restoran Jepang dengan menu autentik “sushi”, sashimi, agedashi tofu, udon, soba, serta ramen. Sushi adalah hidangan khas Jepang yang terbuat dari nasi dengan lauk di bagian dalam kemudian dibungkus dengan nori atau diberi topping lainnya sesuai selera. Lauknya antara lain berupa makanan laut dalam bentuk mentah ataupun matang, daging, buah, sayuran, dan telur dadar. Variasi sushi dengan isian dan lapisan yang beraneka ragam memberikan alternatif bagi mereka yang tak menyukai lauk mentah seperti daging, ikan, atau telur ikan.

Sushi awalnya adalah makanan yang diawetkan dengan cara fermentasi, berupa ikan yang dibungkus dengan nasi lalu diberi garam dan cuka. Masyarakat Jepang sangat menyukai masakan ikan fermentasi tersebut dan menyantapnya sekaligus dengan nasinya. Sayangnya makanan dengan proses fermentasi seperti itu membutuhkan waktu lama. Pada masa pemerintahan Kaisar Edo dibuatlah haya sushi yang proses pembuatannya lebih cepat, karena ikan tidak difermentasi terlebih dahulu tetapi nasinya dicampur dengan arak agar rasa masam pada sushi tetap terjaga. Dahulu hidangan ini bernama gyosho yang diambil dari nama salah satu bahan pengawet untuk proses fermentasinya. Namun di awal pemerintahan Edo diubah menjadi oshisushi, dan di akhir masa Edo diubah kembali menjadi nigiri sushi, mengacu pada hidangan nasi yang didalamnya diberi ikan mentah dan digulung. “Su” sendiri berarti masam yang identik dengan cuka, sedangkan nasi dalam bahasa Jepang adalah “Meshi”. Di masa lalu sushi hanya dikonsumsi oleh orang-orang kaya, bahkan di tahun tujuh puluhan masih menjadi makanan mewah. Kalangan biasa hanya menyantapnya dalam acara khusus. Bagi orang Jepang, sushi sangat istimewa karena bermakna panjang umur dan kesuksesan.

Sushi Salmon

Bahan:

  1. 540 gram (2½ cangkir) beras koshihikari
  2. 200 gram salmon segar, potong 1 cm
  3. 935 ml (3¾ cangkir) air dingin
  4. 125 ml (½ cangkir) cuka beras
  5. 2 sendok makan gula kastor
  6. ½ sendok teh garam
  7. 6 lembar nori
  8. 1 alpukat, belah 2, kupas, iris tipis, cincang

 

Pelengkap:

  1. Saus kedelai
  2. Pasta wasabi
  3. Acar jahe

Cara membuat:

  1. Taruh beras ke dalam sebuah saringan, kemudian cuci beras dengan air dingin yang mengalir hingga bersih. Setelah itu taruh beras dan air ke dalam panci besar, tutup, masak dengan api besar, dan didihkan. Kecilkan api dan tutup selama 12 menit atau hingga air terserap, angkat dan sisihkan. Tutup selama 10 menit.
  2. Campur cuka, gula dan garam dalam mangkuk kecil, kemudian pindahkan nasi ke dalam mangkuk kaca besar, aduk nasi dengan menggunakan pengaduk kayu, setelah itu secara bertahap tambahkan cuka, aduk perlahan hingga rata. Tunggu selama 15 menit hingga nasi menjadi dingin.
  3. Taruh alas sushi pada talenan, tempatkan lembaran nori, bagian mengkilap menghadap ke bawah. Sebaiknya tangan masih dalam keadaan basah untuk menyebarkan nasi secukupnya di atas lembaran nori, sisakan 3 cm pada tiap sisinya.
  4. Taruh salmon dan alpukat pada bagian tengah nasi, tahan isian di tengah sambil menggulung alas. Lakukan cara tersebut hingga nori habis.
  5. Gunakan pisau tajam untuk memotong-motong sushi dengan tebal potongan 1,5 cm. Kemudain taruh di atas piring dengan kecap, wasabi, dan acar jahe sesuai selera.

Sushi Udang Tempura

Bahan:

  1. 24 buah udang besar mentah, kupas,sisakan ekornya
  2. 2 lembar nori
  3. ½ resep nasi sushi berbumbu
  4. 1 sendok teh wasabi (jika suka)
  5. 25 gram mizuna atau bayam bayi (baby spinach)
  6. Minyak kacang atau bunga matahari untuk menggoreng
  7. 24 tusuk sate dari bambu

Adonan tempura:

  1. 1 butir telur, pisahkan putih dan kuning telur
  2. 1 sendok makan air jeruk lemon
  3. 150 ml air es
  4. 60 gram tepung terigu

Cara membuat:

  1. Isi ⅓ wajan besar dengan minyak dan panaskan sampai 190°C, atau sampai sekotak kecil roti tergoreng cokelat dalam 30 detik.
  2. Tusuki tiap udang dengan tusuk sate agar tetap lurus sewaktu dimasak.
  3. Untuk membuat adonan, campurkan kuning telur, air jeruk lemon, dan air es dalam mangkuk. Kocok lembut, lalu campur tepung sehingga terbentuk adonan halus. Jangan mengocok terlalu keras.
  4. Kocok putih telur di dalam mangkuk lain sampai kaku tetapi tidak kering, lalu campurkan dalam adonan.
  5. Celupkan setiap udang ke dalam adonan dan goreng selama 1-2 menit sampai renyah dan keemasan. Tiriskan dengan tisue makan, dan dinginkan selama 5 menit. Lepas tusuk satenya.
  6. Dengan tangan yang kering, potong lembaran nori melintang jadi dua, tiap helai berukuran 3 cm. Ratakan 1 sendok makan nasi di atas sehelai nori, tumpuk dengan sebuah udang tempura, sedikit wasabi jika suka, dan sedikit mizuna atau bayam. Gulung untuk membungkus isinya. Jika perlu, usap nori dengan sedikit air supaya menempel. Ulangi hingga semua bahan terpakai. Sajikan.

Temaki Sushi

Bahan:

  1. 4 lembar nori @ 18 x 20 cm 
  2. 75 gram mentimun
  3. ½  buah alpukat
  4. 75 gram fillet salmon/smoked salmon
  5. 50 gram  wortel 
  6. 2 lembar lettuce


Nasi sushi:

  1. 125 gram beras Jepang berbutir pendek, cuci, tiriskan
  2. 250 ml air 
  3. 1 sendok makan cuka beras
  4. ½ sendok makan gula kastor
  5. 1 sendok teh mirin
  6. ½ sendok teh garam

Pelengkap:

  1. Wijen hitam sangrai
  2. Wasabi
  3. Kecap Jepang (shoyu)

Cara membuat:

  1. Potong masing-masing nori menjadi 3 bagian. Belah  memanjang mentimun, buang bijinya, potong bentuk batang korek api. Belah dua alpukat, potong-potong tipis memanjang. Potong-potong wortel bentuk batang korek api, rebus hingga matang, angkat, tiriskan. Robek-robek lettuce sesuai selera.
  2. Nasi sushi: Taruh beras dan air dalam panci, masak hingga mendidih. Kecilkan apinya, masak hingga air terserap (± 5 menit). Tutup panci, masak terus hingga beras matang (± 25 menit), angkat. Campur cuka, gula, mirin dan garam bersama nasi, aduk rata dengan sendok kayu.
  3. Bentangkan selembar nori, taruh nasi diatasnya. Letakkan sepotong lettuce, tambahkan mentimun, alpukat, salmon, dan wortel diatasnya.
  4. Gulung nori dari bagian ujung dekat nasi, bentuk seperti kerucut. Lakukan hingga sisa bahan habis.
  5. Taburi ujung sushi yang terbuka dengan wijen. Sajikan dengan wasabi dan shoyu.