SANGGAR SERINDIT ANJUNGAN RIAU TMII

Sanggar Serindit, merupakan sanggar binaan Diklat Seni Anjungan Riau TMII Jakarta. Khusus mengajarkan ragam tari Melayu Riau. Mereka berlatih setiap Jumat dan Selasa pukul 16.00 hingga 18.00 WIB.

Nama Serindit, merupakan gambaran seekor burung khas Riau. Burung berperawakan mungil, memiliki bulu berwarna hijau, kuning  dan merah dengan ekor pendek. Burung ini sangat lincah dan memiliki kicauan yang merdu. Di Indonesia, burung Serindit merupakan burung khas Provinsi Riau.

Sanggar Serindit berdiri sejak empat tahun lalu. Pesertanya tercatat sudah mencapai puluhan orang. Mereka berasal dari berbagai sekolah dan daerah. Tidak hanya dari Riau, tapi ada dari Sumatera Utara, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta. “Ada orang Batak, Sunda, Makassar, Jawa, ada di Jakarta semoga mereka cinta dengan rumpun Melayu.

Sanggar tari yang di latih oleh Feri Yansah ini mengajarkan tari Zapin. tari Lenggang dan Joged. Latihan tari khas Melayu Riau, terdiri dari berbagai tingkatan. Setiap tiga bulan sekali, hasil latihan akan diujikan. Ujian sebagai penilaian layak tidaknya mereka naik kelas ke tingkat latihan berikutnya.

Peserta Sanggar, sering tampil di acara yang digelar TMII. Seperti parade tari daerah, Taman Mini Menari, juga tampil di tempat lain. Di Mal Bekasi, dalam acara Pekan Budaya Melayu serta sukses memeriahkan Malang Night Festival dengan meraih juara penampil terbaik. Selain itu, Serindit juga menargetkan untuk bisa tampil di luar negeri mewakili negara Indonesia.