Sanggar Borneo Khatulistiwa

Sanggar Borneo Khatulistiwa, merupakan Sanggar binaan Diklat Seni Anjungan Kalimantan Barat TMII Jakarta. Bertujuan untuk sarana edukasi budaya bagi generasi milenial Indonesia, agar tidak mengkotak-kotakkan suatu daerah dengan daerah lain, harus bisa saling menghormati dalam mewujudkan Persatuan dan Kesatuan bangsa. Selain itu juga agar generasi muda bisa menjaga budayanya agar tidak diakui oleh bangsa lain.

Peserta Sanggar yang di latih oleh Haduji Adia Pabelan ini, tercatat ada 30 orang dari berbagai sekolah dan daerah. Mereka berlatih setiap Kamis dan Sabtu pukul 16.00 - 17.30 WIB. Adapun ragam tarian yang di ajarkan, antara lain tari Tidayu, yaitu kreasi tari yang menggambarkan keharmonisan Tionghoa, Dayak dan Melayu. Selain Tidayu, juga tari Enggang, Gawai, Boren, Ruai, Anggrek dan tarian khas Dayak lainnya.

Dalam latihan tari khas Dayak Kalimantan Barat ini, terdiri dari berbagai tingkatan. Dan setiap enam bulan sekali, hasil latihan menari akan diujikan. sebagai penilaian layak tidaknya mereka naik kelas ke tingkat latihan berikutnya.

Peserta Sanggar ini, sering tampil tidak hanya di acara yang digelar TMII. Seperti parade tari daerah, parade lagu daerah dan HUT Hari Cinta Puspa serta Satwa Nasional (HCPSN) 2018. Namun, mereka juga kerap tampil di Istana Negara dan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat, Nusa Dua Fiesta (NDF) 2014 dan lainnya. Bahkan pada tahun 2011 pernah tampil di Perancis, mewakili Indonesia dalam Kompetisi Budaya, dan berhasil meraih juara pertama.