Rumah Si Pitung, Wisata Budaya

Rumah si Pitung merupakan salah satu bangunan cagar Budaya Betawi yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kawasan ini juga menjadi tempat tujuan wisata para masyarakat Jakarta maupun luar Jakarta. Rumah si Pitung berada di Kelurahan Marunda, Jakarta Utara. Lokasinya tidak jauh dari Rumah Susun Marunda.

Di rumah yang menjadi obyek wisata tersebut pengunjung dapat melihat secara keseluruhan rumah yang dianggap milik Pitung seorang jagoan dari Betawi. Awal mulanya rumah ini merupakan milik seorang pedagang kaya pada zamannya, yakni H. Syarifuddin yang dirampok oleh si Pitung pada tahun 1883. Pada tahun 1972, tanah dan bangunan rumah ini dibeli oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dari keluarga H. Syarifuddin untuk dijadikan cagar budaya Betawi. Untuk memasuki kawasan ini, pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp 1.500 hingga Rp 5.000. Pengunjung juga disediakan pemandu wisata untuk memberikan informasi terkait dengan Rumah Pitung ini oleh pengelola.

Rumah ini berbentuk rumah panggung lengkap dengan arsitektur khas Betawi. Bangunan rumah ini memiliki beberapa ruangan, mulai dari ruang teras, ruang tamu, kamar tidur, ruang makan, dapur, ruang keluarga, dan serambi belakang. Di bagian bawah rumah ini, pengunjung dapat menggunakan sebagai area beristirahat sekaligus bercengkrama dengan keluarga.

Rumah si Pitung ini tidak banyak menyimpan barang-barang koleksi karena seperti kita ketahui bahwa si Pitung tidak tinggal di rumah ini dan hanya sedikit bukti sejarah tentang si Pitung yang terkumpul. Koleksi barang-barang yang diperlihatkan di dalam rumah ini merupakan barang-barang replika, karena barang-barang asli rumah tersebut sudah hancur seiring berjalannya waktu. Meskipun demikian, pengunjung tidak perlu khawatir. Di Rumah si Pitung, pengunjung juga dapat menikmati budaya-budaya Betawi yang ditampilkan di rumah ini seperti tarian, silat, dan kuliner yang terdapat di Rumah si Pitung.