PULAU SAKIT

Pulau Sakit terletak 1,5 km di sebelah timur pulau Onrust. Pada tahun 1992, laut di sekitar pulau ini dangkal, jarak 250 meter dari pantai (kecuali dibagian selatan) kedalamannya antara 0,5 meter hingga 2,5 meter. Pulau Sakit sebelum dimanfaatkan oleh Belanda pernah dihuni oleh orang Ambon dan Ternate. Pada tahun 1679 dibangun rumah sakit penderita lepra dan kusta oleh Belanda. Selama pembangunan, Belanda menempatkan 20 orang untuk mengawasi. Pembangunan ini menyebabkan orang-orang  Ambon dan Ternate dipindahkan ke pulau Kubur (sebelah utara pulau Sakit). Pulau Sakit kemudian dihuni oleh para penderita lepra dan kusta dari rumah sakit Angke. Pada tahun 1790, rumah sakit di pulau ini juga dihuni oleh penderita penyakit lainnya. Kemudian pada tahun1795 semua pasien yang terdapat di Pulau Sakit dipindahkan ke Batavia.

Pulau Sakit ikut dihancurkan oleh Inggris pada saat armada menyerang Batavia pada tahun 1800, 1806, dan 1819. Melihat kerusakan yang terjadi, Gubernur Jenderal Deandels memutuskan  untuk meninggalkan pulau-pulau yang berada di Teluk Jakarta. Pada tahun 1977 sampai sekarang, Pulau Sakit dikelola kembali untuk obyek wisata dan namanya pun diganti menjadi Pulau Bidadari.