Parade Kemenangan Persija Berpadu Dengan Kesenian Betawi, Parade

Kesenian Betawi terasa kental dalam perayaan gelar juara Persija Jakarta. Mulai ondel-ondel hingga musik Gambang Kromong menyambut Macan Kemayoran di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (15/12/2018). Masyarakat sudah memadati Kantor Gubernur DKI Jakarta itu sejak Sabtu pagi. Tua muda lengkap dengan atribut Persija rela berdesak-desakan demi memeriahkan pesta juara Persija.

Pemerintah Provinsi DKI mengusung konsep Pesta Rakyat untuk memeriahkan perayaan juara Persija. Dua panggung hiburan disediakan dan satu layar besar di luar Balai Kota. Jakmania yang hadir pun bernyanyi bersama dipandu penyanyi dari panggung. Mulai lagu-lagu daerah hingga tembang yang dipopulerkan almarhum Benyamin S Sueb bergema di Balai Kota.

Kalangan suporter Persija yang ikut merayakan gelar juara pun tak perlu khawatir akan kehausan. Pemprov DKI menyediakan air mineral secara cuma-cuma yang bisa didapat di depan pagar Balai Kota.

Konvoi kemenangan Persija dimulai sejak pukul 08.15 WIB. Parade ini dimulai dari patung panah Kompleks Gelora Bung Karno hingga Balai Kota Jakarta. Di Balai Kota, rombongan Persija disambut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Tentunya, ini menjadi apresiasi tersendiri bagi Persija dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Gelar juara yang diraih Persija memang memiliki makna mendalam buat suporter, Jakmania. Seperti diketahui, ini menjadi gelar pertama dalam 17 tahun terakhir yang mampu dimenangi Persija. Mereka terakhir kali menjadi kampiun di kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada 2001, saat kompetisi masih bernama Liga Indonesia.

Parade kemenangan ini diikuti semua tim pelatih, pemain, hingga ofisial Persija. Sayangnya, ada tiga dari empat pemain asing Macan Kemayoran yang tidak ambil bagian. Ketiganya adalah Marko Simic, Jaimerson Xavier, dan pemain terbaik Liga 1 2018, Rohit Chand. Ketiganya sudah pulang ke negaranya masing-masing.