Nusa Kelapa (motif Batik Betawi), Seni Rupa

Pemandangan alam sepertinya menjadi salah satu keindahan dari motif Betawi. Itu juga yang terlihat di motif Nusa Kelapa. Usut punya usut, motif ini memiliki ide desain dari Peta Ceila yang dibuat Pangeran Panembong pada masa Prabu Siliwangi (1482-1521).

Dari peta tersebut, diketahui bahwa Jakarta tempo dulu bernama Nusa Kelapa. Lalu, nama tersebut berubah menjadi Sunda Kelapa, diubah menjadi Jayakarta, kemudian diubah menjadi Batavia, dan akhirnya tercipta nama Jakarta.

Motif alam tersebut lah yang kemudian menggambarkan betapa Jakarta masa itu masih penuh dengan alam yang indah pun gunung dan sawah yang terhampar luas. Selain itu, motif batik ini juga muncul dari suasana Nusa Kelapa tempo dulu dan warna para nona Belanda yang bersantai di bawah pohon kelapa. Secara umum motifnya memaparkan ide kehidupan masyarakat dan budaya Betawi yang dipengaruhi budaya Arab, India, Belanda, dan Cina–macam Barongsai, Imlek, Cap Gomeh, dan Pe Chun.”