NGASIH MINUM

Pada waktu dulu, di depan rumah orang Betawi yang berada di pinggir jalan diletakkan sebuah tempayan berisi air minum yang selalu dikontrol kebersihan dan keberadaannya. Air minum tersebut disediakan lengkap dengan gayung yang terbuat dari tempurung kelapa untuk menciduk air tersebut. Keberadaan air minum ini sengaja diletakkan di depan rumah untuk membantu orang yang kehausan dalam perjalanan. Namun sayangnya pada saat ini, kebiasaan seperti ini sudah tidak ada lagi karena orang-orang sudah dengan mudahnya membeli air minum kemasan di warung-warung.