MUHAMMAD SYAFE'I

Seorang Budayawan, putra dari Ibrahim Marah Sutan dan Chalijah. Lahir di Ketapang, Kalimantan Barat, 31 Oktober 1893 dan meninggal di Jakarta 5 Maret 1969. Ia mengikuti pendidikan sebagai calon guru di Kweek School Bukit Tinggi dan kemudian memperdalam pengetahuan di negeri Belanda mengenai berbagai aliran pendidikan. Setelah lulus, pulang ke Betawi (Jakarta) dan menolak menjadi guru di Hollandsche Indlandsche School Adabia Padang. Ia berkecirnpung dalam dunia politik, disamping itu ia menekuni studi menggambar di sebuah sekolah gambar yang diselenggarakan oleh suatu Perkumpulan Kesenian Belanda, setelah lulus menjadi guru gambar pada Sekolah Lanjutan Pertama (SLTP) dan menjadi guru Pekerjaan Tangan di "Kartini School" Jakarta.

Pada tahun 1922 melanjutkan pelajarannya ke Belanda, setahun kemudian bersama Bung Hatta dalam Perhirnpunan Indonesia menyatakan untuk memperkuat gerakan Indonesia Merdeka perlu ditingkatkan kemampuan pendidikan dan pengajaran bangsa Indonesia untuk menghadapi Belanda. Ia juga aktif mengisi rubrik khusus "Pendidikan dan Pengajaran" dalam Majalah Indonesia Merdeka yang diterbitkan oleh Perhimpunan Indonesia. Tahun 1925 kembali ke tanah air dan mendirikan Indonesiche National School (INS) di Kayutanam Sumatera Barat tepatnya tanggal 31 Oktober 1926.

Perhatiannya dalam dunia pendidikan sangatlah besar dan banyak menulis buku, baik untuk anak SD, maupun umum. Untuk anak SD diantaranya: Rumah dan Harapan, Di Kampung dan Kota Indonesia, Sekeliling Indonesia, Kuntum Budi, Tegap I (Arab Melayu) dan Tegap III. Buku untukumum antara lain; Arah Aktif, Dasar-dasar Pendidikan, Hidup Sehat, Jalan ke Barat (Pelajaran Bahasa Belanda), Pelita (Arab Melayu) dan lainnya. Tahun 1946 diangkat menjadi Menteri Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan RI, dalam Kabinet Syahrir, tetapi karena dibutuhkan di Sumatera Barat, tidak bisa aktif dan tanggal 2 Oktober 1946 mengundurkan diri dari jabatannya. Kemudian diangkat menjadi Kepala JawatanP danK Sumatera oleh Gubemur Sumatera, dan tahun 1947 diangkat sebagi anggota DPA.