MUHAMMAD NUR, KONG HAJI

Seorang guru yang mengajar maen pukulan Beksi. Lahir di Kampung Petukangan pada tahun 1901 dan meninggal di Jakarta tanggal 12 Mei 1993. Ayahnya bernallla Suaib dan ibunya bernama Nyai Riot. Orangtuanya (khususnya Nyai Riot) merupakan orang yang dihormati oleh masyarakat sekitar karena ia seorang ustadzah. Nur mempunyai dua orang saudara yakni Simin dan Ishak.

Nur bersama abangnya (Simin) berkelana mencari guru ilmu bela diri. Ia belajar Ronce dan Trotok. Setelah menguasai Ronce dan Trotok ia masih ingin berkelana mencari jurus yang lain. Ia bersama Simin kemudian sampai di Kampung Dadap dan belajar maen pukulan Beksi dengan Ki Marhali. Setelah mengusai Beksi, Nur dan Simin diberi ijazah dan diizinkan mengajar serta mengembangkan maen pukulan Beksi. Ia bersama Simin pemah menjadi centeng di Pasar Ikan namun akhirnya berhenti.