MOHAMMAD YUSUF RONODIPURO

Salah seorang pendiri Radio Republik Indonesia (RRI). Pada tangga1 17 Agustus 1945, ketika sedang bertugas sebagai penyiar di Radio Hooso Kyoku, Jakarta, Yusuf menerima secarik kertas berisi teks Proklamasi Kemerdekaan dari Syahruddin, seorang wartawan muda Domei yang berhasil menerobos blokade Jepang. Yusuf menyiarkan teks proklamasi itu sesuai dengan pesan Adam Malik. Beberapa jam kemudian ia ditangkap Kenpetai dan hampir saja dihukum mati, tetapi kemudian dibebaskan. Kemudian Yusuf bersama teman-temannya terlibat dalam perebutan stasiun radio di seluruh Jawa dari tangan Jepang. Mereka berkumpul di Jakarta dan mendirikan RRI (11 September 1945).

Pada tahun 1950-1956 ia menjadi kepala RRI Jakarta. Dalam jabatannya itu, ia menjadi anggota delegasi RI dalam Asian Radio Consultative Conference di New Delhi (1950), konferensi internasional di Swiss (1954), dan beberapa kali menjadi penasihat de1egasi RI dalam Sidang Umum PBB (1961-1965). Ia ditunjuk sebagai Sekjen Departemen Penerangan RI (1969-1972), Dubes RI untuk Chile dan Uruguay (1972-1976), kemudian Dirut Percetakan Negara RI (1976). Yusuf Ronodipuro menerima tanda penghargaan dari pemerintah Kambodjia, Belanda dan Argentina serta anugerah Peniti Swara Bhakti dari Menteri Penerangan RI.