Mohammad Saleh

Seorang seniman rebana, lebih dikenal dengan nama Mat Sale. Lahir di Gang Tengah Paseban, Jakarta Pusat pada tanggal 12 Juni 1912, dari pasangan Muhi dan Jamiha. Tahun 1939 ia menikah dengan Sopiah, teman sekampungnya, dan dikaruniai 11 orang anak. Ia pernah menempuh pendidikan di Geminte Volk School kelas IV (SD zaman Belanda) di Gang Tengah Jakarta Pusat. Mohammad Saleh menguasai rebana kadroh (rebana gedog), rebana maulid (rebana ketimpring) dan sambrah. Lingkungan tempat ia tinggal seolah mengharuskan pemuda untuk bisa main rebana.

Sejak 1933, ia sudah pandai memainkan musik rebana ketimpring. Ia pun kemudian bekerja di Lembaga Kebudayaan Indonesia (LKI) atau kini Museum Nasional sebagai penjaga ruang pameran sampai tahun 1985. Mohammad Saleh menerima berbagai penghargaan diantaranya dari Dinas Kebudayaan DKI Jakarta karena memberi penataran tentang kasidah. Pada jaman gubernur Tjokropranolo, ia juga pernah melakukan lawatan ke luar negeri, yakni ke Malaysia dan Singapura dalam rangka muhibah kesenian bersama seniman lenong Bokir.