MOHAMMAD HATTA

Negarawan, proklamator Indonesia, wakil presiden Republik Indonesia pertama. Kelahiran Bukittinggi, 12 Agustus 1902, dan wafat di Jakarta pada tanggal 14 Mei 1980. Nama sewaktu lahir adalah Mohammad Chattar yang kemudian dipanggil dengan nama sayang Khatta; lama-kelamaan menjadi Hatta. Orang tuanya pedagang sekaligus ulama di daerahnya. Pendidikan: ELS (1916); MULO (1919), Sekolah Menengah Dagang Jakarta (1921). Ke Rotterdam belajar di Nederland Handelshogeschool, tamat dengan gelar Doktorandus(Drs) dalam ilmu dagang (1932).

Tahun 1932 kembali ke Tanah Air; kemudian 1933-1934 menjadi ketua Pendidikan Nasional Indonesia, sekaligus menangani majalah perhimpunan tersebut (Daulat Rakyat); 1934-1935 dipenjarakan pemerintah Belanda; 1935-1936 dibuang ke Boven Digul, Irian Jaya; 1935-1942 dipindah ke Bandanaera; Febuari 1942 dipindahkan ke Sukabumi, 9 Maret 1942 dibebaskan; April 1942 kepala Kantor Penasihat pada pemerintah Balatentara Dai Nippon; anggota Panitia Adat dan Tata Negara; pucuk pimpinan Putera bersama Ir. Soekarno, Ki Hajar Dewantara dan K.H. Mansyur yang kemudian dikenal dengan nama Empat Serangkai; sebagai direktur umum, anggota Panitia Bahasa Indonesia.

Pada tanggal 17 Agustus 1945 bersama Soekarno atas nama seluruh rakyat Indonesia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia; 18 Agustus 1945 wakil presiden RI pertama; ketua delegasi RI ke KMB di Nederland (1949) menerima penyerahan kedaulatan Republik Indonesia dari Ratu Juliana; 1950 perdana menteri Kabinet RIS, merangkap Menlu; sejak terbentuk negara kesatuan dipilih DPR menjadi wakil presiden; 1956 mengundurkan diri sebagai wakil presiden RI.

Sebagai tokoh intelek ia juga banyak membuat tulisan. Karangan-karangannya antara lain: Economische Weredbouw en Machtstegenstellingen (1926); l'indonesie etson Problema de I'independence (1927); Indonesia vrij (Pleitrede 1928; diterjemahkan Drs. Hazil tanzil, Jakarta 1978); Tujuan dan Politik Pergerakan Nasional di Indonesia (1931); Krisis ekonomi dan Kapitalisme (1934); Perjanjian Volkenbond (1937); Mencari Volkenbond dari Abad ke Abad (1939); Rasionalisasi (1939); Penunjuk bagi rakyat Dalam Ekonomi, Teori dan Praktek (1940); Alam Pikiran Yunani (1941); Perhubungan Bank dan Masyarakat Indonesia (1942); Beberapa Pasal Ekonomi (1943); Buku-bukunya yang terakhir antara lain: Portrait of a patriot, Selected Writngs (1972) dan Pikiran-pikiran dalam Bidang Ekonomi Untuk Mencapai Kemakmuran Yang Merata di tahun 1974. Selain itu banyak menulis karangan dalam berbagai surat kabar, majalah Indonesia seperti Indonesia Merdeka, Daulat Rakyat, Ilmu dan Masyarakat; Panji Islam, Pedoman Masyarakat, dan Dunia Dagang.