MENTENG,TAMAN

Taman Menteng- Jakarta Pusat


Luas : 29.009 m2
Tanaman Hias : 790 m2
Pohon Pelindung : 502 Pohon
Fasilitas : Plaza, CPG, Area Olah Raga
Jenis Vegetasi : Damar (Agathis Alba); Menteng (Baccaurea dulcis); Trembesi (Samanea saman); Biola Cantik (Ficus lyrata); Kecrutan (Spathodea campanulata)
Latitude Longitude : -6.1968170318548, 106.82866215705872

Taman Menteng terletak di Jalan HOS. Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat. Sebelumnya adalah lapangan Sepak Bola Persija – Menteng telah ada sejak tahun 1920an, bernama Voetbalbond Indiesche Omstreken atau V.I.O.S Veld, berlokasi di Jl. HOS. Cokroaminoto 87 Menteng, Jakarta Pusat.

Sejak tahun 1921, lahan seluas 3,4 hektar tersebut sudah digunakan sebagai tempat berolahraga orang-orang Belanda. Tahun 1961 Persija dirasa perlu memiliki sebuah lapangan yang cukup repersentatif. Surat Keputusan Gubernur Jakarta Tahun 1975 menetapkan stadion ini sebagai salah satu kawasan cagar budaya yang harus dilindungi. Pada tahun yang sama lapangan tersebut berubah nama menjadi Stadion Persija atau akrab disebut Stadion Menteng.

Rencana pengalihan fungsi Stadion Menteng menjadi Taman Menteng berawal sejak 2004, sekitar bulan September.

Dilakukan sayembara desain Taman Menteng, ruang terbuka publik serba-guna oleh Dinas Pertamanan DKI Jakarta. Sayembara ini menekankan pada tema penyelesaian masalah parkir melalui parkir bawah tanah dan ruang publik yang memiliki karakter kontemporer.

Pada tanggal 28 April 2007 taman ini diresmikan dan dikategorikan sebagai taman publik yang memiliki fasilitas olahraga, 44 sumur resapan, dan lahan parkir. Hingga saat ini kawasan ini berfungsi juga sebagai ruang terbuka publik bagi masyarakat Menteng.

Salah satu unsur yang mengistimewakan Menteng adalah tersedianya dua puluh tiga taman kecil yang tersebar di seluruh kawasan. Taman-taman ini diraneang oleh Ir. Thomas Karsten salah satu planolog daerah Menteng merencanakan kota baru ini, disesuaikan dengan syarat kota modern dan konsep-konsep Kota Taman (Garden City) yang saat itu sedang populer di Eropa. Taman menjadi salah satu sarana kota mendapat perhatian khusus sehingga taman ini tidak hanya berfungsi sebagai daerah hijau semata tetapi juga menjadi tempat terbukal umum bagi warganya berekreasi. Terutama pada hari-hari libur atau hari minggu taman ini banyak dikunjungi orang untuk menghirup udara segar sambil berolahraga dengan teman, keluarga atau ditemani anjing peliharaannya. Taman Surapati (Burgemeester Bischopplein) dirancang sebagai taman paling besar terkenal di kawasan ini.

Ke-23 taman umum di kawasan Menteng (sesuai dengan peta) adalah:

1. Lahan hijau di sekitar Masjid Cut Mutiah

2. Air mancur dan pepohonan di Jl. Teuku Vmar

3. Pepohonan sepanjang  Jl. M. Yamin dan  Jl. S. Syahrir

4. Taman Suropati

5. Pepohonan sepanjang Jl. Diponegoro dan Jl. Imam Bonjol

6. SegitigaJ1. S. Syahrir-M. Yamin- Jembatan Layang Keretaapi

7. Jl. Cokroaminoto - Kuningan

8. Taman Kendal

9. Bundaran Jl. Agus Salim

10. Persimpangan Jl. Cokroaminoto dan Jl. Sam Ratulangi

11. Taman Jl. Cut Nyak Dhien dan Jl. Jambu

12. Lapangan Olahraga Persidja

13. Taman Sunda Kelapa

14. Taman Jl. Sawo

15. Danau Lembang

16. Taman Kodok

17. Taman Pekalongan

18. Taman Panarukan

19. Taman Jl. Sumenep- Jl. Purworejo

20. Taman Lawang

21. Taman Jl. Krawang

22. Taman Jl. Sukaburni

23. Taman Jl. Semarang