Menteng Raya 31, Asrama

Asrama untuk pendidikan politik bagi pemuda Indonesia yang didirikan di Jl. Menteng 31 Jakarta, oleh Shimitsu, Departemen Propaganda Jepang pada awal pendudukan Juli 1942, disebut juga Asrama Angkatan Baru Indonesia. Murid yang dididik minimal berpendidikan MULO sampai perguruan tinggi dan sedapat mungkin mampu memimpin pergerakan pemuda di daerahnya masing-masing. Orang-orang yang pernah tinggal di asrama itu antara lain; Adam Malik, Maruto, dan Sukarni. Pola pendidikan berupa kursus politik yang diberikan para nasionalis Indonesia. Siswa dibatasi dengan pendidikan terendah sekolah menengah atas dan harus berkedudukan sebagai ketua pemuda di daerahnya. Para siswa juga dididik untuk melakukan kontra propaganda terhadap berita-berita Jepang, juga diharuskan membentuk jaringan informasi dan kekuatan di daerah-daerah.

Angkatan Pemuda Indonesia yang bermarkas di Menteng 31 menjadi motor penggerak pemuda revolusioner di Jakarta awal September 1945. Angkatan Pemuda Indonesia adalah gabungan para pemuda Indonesia yang bersifat politik dan militer. Di Jakarta baru ada Pemuda Menteng 31 yang sudah teroganisir dengan baik. Menjelang subuh 20 September 1945, asrama ini 31 digerebek Kenpeitai. Pemuda yang ditangkap kurang lebih 20 orang dan dipenjarakan di Bukitduri, Jatinegara, Jakarta.