MENTENG PULO, KUBURAN

Disebut juga Menteng Pulo Netherlands Field Of Honour atau Taman Kehormatan Belanda Menteng Pulo. Terletak di Jl. Menteng Pulo, Jakarta Selatan. Pada akhir 1941, Kekaisaran Jepang masuk ke dalam kancah peperangan melawan AS, Inggris dan Belanda, kemudian mengambil alih bekas tanah jajahan Belanda di Indonesia dan pada awal tahun 1942 seluruh warga sipil ketiga negara tersebut ditahan dan dijadikan tawanan perang. Mereka dikirim ke kamp-kamp tahanan di seluruh Indoneia., mulai dari Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Maluku, bahkan sampai ke New Guinea, Burma, Thailand dan Jepang, untuk dipekerjakan pada pembangunan jaringan rel kereta api, lapangan terbang dan tambang batu bara.

Ketujuh pemakaman korban perang yang dikelola oleh Yayasan Makam Belanda (Oorlog Graven Stichting) di Pulau Jawa merupakan monumen dan kenangan akan masa-masa sulit yang menyedihkan bagi warga sipil dan tentara Belanda di Indonesia selama masa pendudukan Jepang dan sesudahnya antara tahun 1942-1953.Taman Kehormatan merupakan makam para korban PD yang tidak hanya kelompok militer saja, tetapi juga pria, wanita dan anak-anak dari kelompak sipil dari berbagai suku bangsa dan agama.

Di Taman Kehormatan Menteng Pulo ini terdapat 4270 makam karban perang terutama yang meninggal dalam kamp-kamp Jepang selama pergolakan setelah perang. Makamnya ditandai oleh nisan kayu berwarna putih dengan bentuk sesuai dengan agama para korban. Selain makam biasa, di pemakaman ini dapat dijumpai Combarium, yaitu tempat menyimpan abu jenasah. Dalam Combarium tersebut terdapat 728 tempat abu yang berisikan sisa-sisa abu dari jenasah warga Belanda yang meninggal dan diperabukan di Jepang.

Sebelum memasuki Taman Kehormatan yang peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Letjen. S.H. Spoor pada tanggal 8 Desember 1947, pengunjung akan melewati sebuah gerbang. Setelah itu di bagian depan terdapat beberapa monumen antara lain Monumen Divisi 7 Desember, Monumen Angkatan Udara dan dan Monumen Angkatan Laut. Simultaankerk 'gereja kecil bercat warna krem' berada di bagian dalam areal pemakaman di antara jajaran makam-makam. Walaupun gereja dikenal sebagai tempat ibadah umat Nasrani, namun gereja yang dirancang oleh Let. Kol.H.. van Oerle dari Roysl Netherlands engineers 1 Division 7 Desember ini memiliki bentuk dan ornamen yang unik, yang merupakan gabungan dari bentuk-bentuk dan omamen rumah ibadah gereja, synagoge, klenteng dan mesjid. Bangunan ini menerima Penghargaan Sertifikat Sadar Pemugaran 1996.