Menara Air

Terletak di Jl. Dharmawangsa Raya 4, Blok A, Jakarta Selatan. Seiring dengan pembangunan perumahan di kawasan kota satelit Kebayoran Baru awal tahun 1950-an maka diperlukan sarana air bersih untuk keperluan warga kotanya. Untuk itulah dibangun Menara Air PAM. Menara ini dibangun di atas tanah yang dianggap paling tinggi di Kebayoran Baru dengan ketinggian 22 meter, karena penyebaran air saat itu menggunakan sistem gravitasi. Sejak tahun 1982 menara air ini tidak digunakan lagi, karena kebutuhan air sudah dapat dilayani oleh instalasi-instalasi wilayah, misalnya Instalasi Wilayah Cilandak. Pada bagian bawahnya digunakan sebagai Kantor PDAM Wilayah Usaha V Jakarta.