MEMBUAT BUBUR MERAH DAN BUBUR PUTIH

Membuat bubur merah dan bubur putih dilakukan oleh masyarakat Betawi tempo dulu pada setiap hari pertama tahun baru hijriah atau disebut dengan 1 Syuro. Bubur merah dan bubur putih ini dibuat dari beras, untuk menghasilkan warna merah digunakan gula merah. Rasa bubur ini manis. Untuk menyantapnya, masyarakat Betawi tempo dulu tidak menggunakan piring atau mangkuk melainkan menggunakan takir (wadah seperti mangkuk yang dibuat dari daun pisang). Untuk menyerok bubur ini tidak menggunakan sendok seperti saat ini, melainkan sendok yang terbuat dari daun nanas yang dipotong sepanjang 10 cm. Bubur merah dan bubur putih ini tidak dibuat oleh setiap rumah, tetapi dalam satu kelompok terdapat satu rumah yang membuatnya. Kemudian bubur ini disantap bersama-sama.