MEESTER, KAMPUNG

Mester merupakan salah satu tempat di sekitar jalan Jatinegara barat dan timur dari jembatan rel kereta api Jatinegara-Manggarai. Dahulu tempat ini di sebut Mester atau Meester Cornelis. Asal usul cerita nama tempat ini adalah ada orang dari Pulau Lontor (Indonesia Timur) yang bernama Cornelis Senen yang datang ke Batavia pada awal abad ke-17. Ia membeli dan membuka perkebunan kopi di daerah tepian kali Ciliwung, adapun versi lain yang menyebutkan bahwa ia diberikan tanah tersebut karena ia banyak berjasa kepada Belanda. Ia juga ikut menyebarkan agama Kristen di wilayah itu. Sebagai penyebar agama Kristen, ia disebut Meester. Sehingga nama lengkapnya disebut Meester Cornelis Senen.

 Pasar Meester Cornelis tahun 1940-an

Sumber: https://www.republika.co.id

 Pada tahun 1940-an sebelum kependudukan Jepang, diresmikan sebuah pasar yang disebut Pasar Meester Cornelis. Kini Pasar Meester Cornelis dikenal dengan Pasar Jatinegara. Dari jaman dahulu hingga kini, Pasar Meester Cornelis tergolong pasar yang ramai. Banyak kegiatan transaksi jual beli di sana. Pada jaman dahulu, para pedagang yang berjualan di sana masih bertelanjang dada serta menggunakan ban bekas sebagai alas kaki. Di sepanjang jalan pasar, banyak delman yang berhenti menunggu penumpang. Berbeda dengan saat ini, sepanjang jalan Meester tidak lagi ditemui delman yang berhenti menunggu penumpang. Melainkan angkutan umum serta kendaraan-kendaraan para pengunjung pasar yang terparkir di pinggir jalan wilayah Meester.