MAYANG, PERAHU

Jenis perahu nelayan yang banyak terdapat di pantai utara Jawa. Bermuatan 15 orang, berukuran 10-15 x 2-3 x 0,50-0,90 m, dengan tinggi tiang layar 8-9 m. Lebar layar sekitar 14 x 6 m. Linggi (bagian kepala depan kerangka perahu) depan terbuat dari papan kayu jati setinggi 2,10 m, bagian paling lebar 1,20 m dihiasi dengan motif bunga,vkepala kuda dan tulisan dalam warna cat cerah seperti merah, kuning, putih, biru, hijau, ada yang ditambah dengan ukiran wayang dari papan kemudian ditinggikan pada sebatang bambu dan ditancapkan di depan linggidengan wajah wayang menghadap ke depan.Bagian yang menyolok dari perahu ini adalah tiang layar yang tinggi dan pembawon yang amat panjang, yaitu sebatang bambu di bagian atas tiang layar, tempat layar diikatkan. Untuk menggulung layar, digunakan sebatang bambu sejajar yang disebut penggiling, terletak di bawah layar.

Keistimewaan perahu mayang adalah badan perahu tidak terlampau dalam masuk ke dalam air meskipun badan perahunya besar, dengan layar berbentuk trapesium jauh lebih besar dari badan perahu sehingga bisa berlayar dengan sangat cepat, dapat bersaing dengan kecepatan sekoci buatan Eropa. Karena badannya yang langsing, dengan bantuan dayung saja perahu ini bisa bergerak walaupun tidak ada angin. Mayang menggunakan payang untuk menangkap ikan sehingga disebut perahu mayang.