MAUKHID, REBANA

Jenis rebana yang lebih besar daripada Rebana Hadroh. Garis tengahnya sekitar 40 cm, hanya terdapat di Pejanten, Pasar Minggu. Menurut sejarahnya, rebana ini berasal dari Hadramaut, Arab Selatan. Kesenian rebana ini dikembangkan oleh Habib Hussein Alhadad. Ia mempelajari kesenian rebana dari Hedramaut. Rebana Maukhid yang asli hanya dua buah. Tapi Habib Hussein mengembangkannya menjadi empat sampai 16 buah.

Keberadaan Rebana Maukhid bukan semata-mata untuk pertunjukan, tapi sebagai pengisi acara tabligh sesuai dengan profesi sehari-hari Habib Hussein sebagai muballig. Rebana ini ada terutama di daerah Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Rebana jenis ini hanya terdapat di Kuningan Barat, Kecamatan Mampang Perapatan, Jakarta Selatan. Pada umumnya lagu yang mereka mainkan berirama 4/4, dimainkan dengan duduk bersila, sedangkan lagu-Iagu yang berirama lebih cepat atau 'Fansub' dimainkan sambil berdiri. Lagu-Iagu yang dimainkan biasanya diambil dari Kitab Syaraful Anam dll.