Maria Tjui

Seorang pelukis. Nama aslinya Tjui Mauw. Lahir di Pariaman, Sumatra Barat, 14 Mei 1934, anak ke tiga dari tujuh bersaudara. Menamatkan pendidikan Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Atas di Sekolah Sin Hoa, Padang. Kemudian pindah ke Yogyakarta dan belajar melukis di Seniman Indonesia Muda (SIM). Untuk membangkitkan semangatnya dalam melukis, ia sering hidup berpindah-pindah, ia pernah berkeliling Kota Jakarta dan menghuni Balai Budaya. Melakukan pameran tunggal pertama kali di Balai Budaya Jakarta tahun 1962.

Tahun 1961-1963 belajar patung di ASRI Yogyakarta, sambil terus mengembangkan seni lukisnya. Dengan maksud mendalami kehidupan seni maupun kehidupan rakyat Bali, maka tahun 1964 sampai sekarang memilih tinggal di Bali, di Peliatan Ubud. Di desa inilah bersama-sama pelukis lain ia ikut mendirikan kelompok atau sanggar yang bernama Sanggar Purnama. Tahun 1967 meninggalkan Indonesia untuk keliling dan berpameran di berbagai negara di Asia selama 3 tahun. Sekembalinya di Indonesia di tahun 1970 sampai sekarang masih aktif melukis. Beberapa kali mengadakan pameran tunggal di Jakarta, Surabaya, Bali, Malang tahun 1967 di Kuala Lumpur, 1968 di Taipeh, 1977 di Padang, 1980 di Medan.

Ciri khas lukisannya yakni pada keberanian akan warna. Contoh lukisanya antara lain Adu Jago, Pergi Berlayar dengan Perahu Nelayan. Cita rasa kerakyatannya pun kelihatan begitu menonjol seperti dalam lukisannya, Perahu Madura, Kuda Kepang di Jawa, Kapal di Sunda Kelapa, Pasar, Kampung di Bali, serta Andong di Yogya. Gaya impresionis dan ekspresionisnya pun terlihat cocok dengan dirinya.