Marah Rusli

Seorang sastrawan, pelopor Kesusastraan Baru Indonesia Angkatan Balai Pustaka, yang lahir di Padang, Sumatra Barat pada tanggal 7 Agustus 1889 dan meninggal pada 10 April 1968. Lahir dari pasangan Sutan Abubakar keturunan Pagaruyung dan ibunya keturunan Sentot Alibasyah. Ia menikah dengan Raden Ratna Kencana dari Parahyangan tahun 1911 dan dikarunia dua orang anak.

Ia menempuh pendidikan di sekolah dasar Sekolah Melayu di Padang kemudian ke sekolah Raja di Bukit tinggi dan melanjutkan ke Kedokteran Hewan di Bogor. Marah Rusli dalam romannya mencoba mendobrak nilai-nilai lama dan menguraikan secara mendalam tentang perbenturan adat dengan modernisasi di Minangkabau terutama adat kawin paksa. Sehingga lahir karyanya Siti Nurbaya" (Balai Pustaka 1922) yang menjadi pertanda berakhirnya zaman Kesusastraan Lama Indonesia. Novel ini sangat laris dan pernah difilmkan. Ia bekerja sebagai Dokter Hewan di Balai Pusat Penyelidikan Peternakan Bogor.