Makam Tete Jongker

Makam Tete Jongker terletak di Pejongkeran, kawasan pelabuhan Kawasan Berikat Nusantara II (KBN) Marunda, Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Tete Jongker merupakan orang kepercayaan VOC Belanda yang pernah mengalahkan Sultan Hasanuddin dalam perang Makassar tahun 1667 sebelum akhirnya memberontak setelah menyadari Belanda adalah penjajah. Tete Jongker yang beragama Islam selanjutnya melarikan diri ke pulau Jawa dan menetap di wilayah Marunda

 

Fisik bangunan makam yang kini terlihat adalah bangunan tahun 1970. Makam ini berada dalam sebuah bangunan tertutup menyerupai rumah kecil yang mempunyai dinding dari tembok dan beratap seng. Pintu masuk terbuat dari papan tebal yang kokoh dan pada bagian tas pintu terdapat jeruji sebagai pintu angin dan penerangan. Bagian tengah makam dibuat lekukan untuk menampung sesajian kembang dengan sekeliling makam diberi tembok yang dilapisi keramik warna putih.

 

Pada bagian kepala makam dibangun miniatur rumah Minahasa yang terbuat dari bahan beton dan di bagian dalam dinding bangunan miniatur terdapat nama Tete Jongker. Di samping makam Tete Jongker terdapat makam Dotulong, orang kepercayaan Tete Jongker yang berasal dari Minahasa.