MAKAM PANGLIMA HITAM

Makam Panglima Hitam terletak di pulau Tidung Kecil, Kelurahan Pulau Tidung Besar, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Jakarta Utara. Menurut mitos dan cerita warga pulau Tidung, Wa Turup atau Panglima Hitam merupakan salah satu panglima perang dalam perang antara pasukan Sultan Agung melawan Belanda dalam rangka upaya merebut Batavia pada tahun 1628-1629. Kekalahan pasukan Sultan Agung dari Belanda membuat Panglima Hitam bersama sisa pasukannya memilih melarikan diri dan bersembunyi di pulau Tidung hingga akhir hayatnya.

 

Makam ini sering dikunjungi warga dari sejumlah daerah, seperti Cilacap, Ciamis, Belitung dan warga sekitar Pulau Kelapa. Kebanyakan peziarah datang ke makam ini pada Jumat kliwon dan hari libur. Makam Panglima Hitam memiliki panjang sekitar 3.5 meter. Sejumlah peninggalan Panglima Hitam masih bisa dilihat di sekitar makam ini, diantaranya pecahan guci dan piring kuno.