MAKAM KERAMAT LUAR BATANG

Sebagian besar masyarakat Betawi memiliki kepercayaan terhadap makam keramat. Makam tersebut dianggap memiliki kelebihan berupa kesaktian sehingga banyak diziarahi orang. Orang-orang yang berziarah datang dengan berbagai penjuru dengan berbagai tujuan, salah satunya adalah meminta rezeki, dimudahkan jodohnya, mendapat keturunan, dan sebagainya. Salah satu makam yang dikeramatkan adalah Makam Luar Batang. Makam ini terdapat di samping Masjid Jami’ Luar Batang. Karena telah dilakukan perluasan masjid, kini makam keramat ini berada di dalam masjid. Makam ini merupakan makam seorang Habib, yaitu Habib Husin bin Abu Bakar Alaydrus yang meninggal pada 1756 Masehi.

Habib Husin bin Abu Bakar Alaydrus merupakan seorang mubalig besar yang bisa mengimbangi kegiatan keagamaan Belanda yang dilakukan di benteng VOC yang letaknya tidak terlalu jauh dari Masjid Luar Batang. Sebelum meninggal, Habib pernah berwasiat jika meninggal jenazahnya ingin dimakamkan di Masjid Luar Batang. Namun ketika ia meninggal, jenazahnya dibawa ke Tanah Abang untuk dimakamkan karena tanah di Luar Batang becek. Setibanya di Tanah Abang, kurung batang (keranda) yang digunakan untuk mengangkut jenazahnya tidak ada. Jenazahnya masih berada di Luar Batang. Maka akhirnya jenazah Habib dimakamkan di Luar Batang, di samping Masjid.