MADAT, GANG

Pada zaman Hindia Belanda merupakan tempat lokalisasi para pemadat yang terdapat di sekitar Pasar Tanah Abang. Orang yang ketagihan minum madat, dapat melepaskan nafsunya di situ tanpa perlu takut ditangkap yang berwajib. Pada zaman itu, candu di Batavia sangat populer, sampai-sampai para pedagang mendirikan Perkumpulan Masyarakat Candu di Batavia pada tahun 1745. Lembaga ini adalah sebuah perusahaan swasta yang mengontrol perdagangan candu. Namun dalam prakteknya, VOC-Iah yang memonopoli pembelian candu di Bengal, India dan membawanya ke Batavia dan menerima 450 rijksdaalders per krat.

Masyarakat Candu ini mendapat hak lelang candu di Batavia, sehingga VOC mendapat beberapa keuntungan: Pertama, dengan memberi hak istimewa kepada perusahaan swasta membeli semua candu dari Bengal, VOC terbebas dari kewajiban mengontrol perdagangan candu di sepanjang pantai utara Jawa. Kedua, VOC merasa aman karena Masyarakat Candu harus membeli semua candu yang dipasok oleh VOC dengan harga tertentu. Dan ketiga, Pembentukan Masyarakat Candu berpengaruh positif bagi perekonomian di Batavia.