LUKMAN HARUN

Tokoh Muhammadiyah yang ternama di dunia Internasional sebagai pejuang Islam. Lahir di Limbanang, sebuah kampung dekat Payakumbuh, Sumatera Barat, 6 Mei 1934 dan meninggal di Jakarta, 8 April 1999 dan dikebumikan di TPU Tanah Kusir. Dari kampung tersebut lahir juga tokoh Ibrahim Datuk Tan Malaka, seorang tokoh komunis internasional pada tahun 1920-an. Menyelesaikan pendidikan SD (1947) dan SMP (1951) di kota kelahirannya, lalu melanjutkan di SMA Muhammadiyah Jakarta (1954) dan Fakultas Ekonomi Universitas Nasional (1962). Ia aktif sebagai insan organisasi, semasa kuliah sebagai anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan menjadi Ketua Pemuda Muhammadiyah. Setelah G30.S/ PKI, bersama Subchan dari NU giat dalam aksi pengganyangan PKI.

Sebagai anggota DPR-GR, vokal dalam mengutarakan pendirian politik golongan Islam. Antara tahun 1985-1990. menjabat Wakil Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah. Lebih terkenal sebagai Ketua Komite Solidaritas Islam, dan pernah pula menjadi Sekjen Asian Conference on Religion and Peace (ACRP) yang memberinya akses ke dunia internasional Islam. Ia pernah bertemu Yasser Arafat (FLO) dan bersafari ke Kenya. Juga aktif dalam berbagai panitia yang menghimpunkan bantuan kepada perjuangan Islam di Afghanistan, Libanon dan Palestina. Sebagai tokoh Muhammadiyah, dikenal sebagai lobbyist yang trampil karena sifatnya yang hangat, terus terang dan terbuka.