LIEM KHING HOO

Seorang penulis novel yang produktif. Lahir pada 1905 dan meninggal pada 1945. Novel-novelnya membahas masalah-masalah masyarakat yang serius. Misalnya tahun 1934 menerbitkan sebuah novel berjudul Berdjoang yang mengisahkan pemuda-pemudi peranakan Tionghoa yang merantau ke Kalimantan untuk membuka hutan belukar. Mereka bermaksud membuat sebuah dunia baru yang bersifat utopia bagi orang Tionghoa.

Tahun 1937 ia menerbitkan novel berjudul Merah yang menceritakan pertentangan antara pemilik pabrik rokok kretek dan buruh pabrik. Novel lainnya berjudul Masyarakat, menceritakan kehidupan para pedagang peranakan kecil dalam keadaan depresi ekonomi. Pada tahun yang sama, Liem menerbitkan sebuah novel berjudul Machloek Gila yang menceritakan kawin campur antara orang Tionghoa dan pribumi yang berakhir dengan tragedi. Karya ini menunjukkan sikap pesimistik tentang hubungan antara kedua bangsa itu. Karya-karyanya antara lain, Pengorbanan, Sam Kok Malang, Hidoep Tjerita, Tengger Malang, dan lainnya. Tahun 1946 Pouw Kioe An menulis karangan yang diterbitkan dalam majalah Bok Tek untuk memperingati Liem Khing Hoo yang jadi korban dari Kempetei Jepang.