LEENDERT MIERA

Nama aslinya Jehoede Leip Jegiel Igel, seorang Yahudi dari Polandia. Setelah menyelesaikan dinas tentaranya, ia memakai nama Leendert Miera dan mulai bekerja sebagai pandai emas. Ia tidak bisa menulis dan membaca, namun ia menjadi kaya raya dan tahun 1818 membeli rumah de Klerk, tempat ia pernah dihukum lima puluh pukulan rotan, karena tertidur ketika sedang piket pada pintu gerbang pekarangan itu. Sebelumnya ia membeli perkebunan dan rumah Pondok Gede tahun 1800. Lima belas tahun kemudian ia mengundang khalayak ramai merayakan ulang tahun pemukulan punggungnya di halaman rumah yang kini menjadi miliknya. Miera tidak mempunyai anak dari kedua isteri Belanda, ia mengadopsi empat orang anak yang dilahirkan budak perempuannya. Tahun 1844, rumah itu dijual kepada Dewan Diakon Gereja Reformasi.