LEBARAN ANAK YATIM

Lebaran anak yatim ini dilaksanakan  pada tahun baru Islam 10 Muharam. Masyarakat Betawi tempo dulu, sehari sebelum tanggal 10 Muharram beberapa keluarga, terutama dari keluarga kaya berbelanja aneka makanan, pakaian dan hadiah lainnya. Beberapa tetangga dimohon membantu atau sengaja memanggil tukang masak untuk memasak makanan yang lezat-lezat. Sehabis shalat subuh pada 10 Muharram keluarga yang berniat merayakan lebaran anak yatim sudah berkeliling kampung mengundang anak-anak yatim. Tetapi banyak pula orang Betawi yang mendatangi langsung satu-persatu anak-anak yatim yang ada di lingkungannya. Dalam lebaran ini, orang-orang Betawi yang tergolong mampu memberikan hadiah, sejumlah uang, dan mengusap kepala anak yatim yang datang ke rumah atau mereka datangi. Pada saat ini masih banyak kegiatan seperti ini, namun sudah banyak dikoordinasi kepada pengurus yayasan, masjid ataupun majlis taklim.