Langgara

Sebutan untuk orang-orang Kerajaan Sunda Pakuan yang tidak lagi menjalankan pedoman hidup yang diajarkan pendeta Hindu kerajaan Sunda yang dinamakan Sanghyang Siksakanda, tetapi mengikuti pedoman hidup yang baru yakni Islam yang mengalir dari Cirebon lalu menyisir pantai utara dari timur ke barat. Kata langgara berasal dari bahasa Sansekerta, kalanggara, artinya "yang berubah". Langgara merupakan perubahan dari Sanghyang Siksakanda kepada cara hidup Islami. Tempat berkumpul kaum langgara yang artinya masjid tersebut akhirnya digunakan oleh orang Kalapa dan Betawi sendiri setidaknya sudah 6 abad.