KUE SENGKULUN, KULINER

Kue sengkulun adalah kue tradisional Betawi yang terbuat dari tepung beras ketan. Kue ini diadaptasi dari kue keranjang khas Imlek dan dipopulerkan oleh masyarakat Betawi keturunan Tionghoa. Sepintas tampilannya memang mirip kue keranjang, teksturnya lunak, kenyal, dan lembut, tetapi permukaannya berbintil kasar, tidak semulus kue keranjang. Warna cokelatnya berasal dari gula merah yang sekaligus digunakan sebagai pemanis makanannya, sedangkan rasa gurihnya dari santan kelapa yang meresap ke dalam tepung beras ketan. Kue sengkulun tidak dikemas dengan daun pisang seperti kue keranjang, tetapi dikukus menggunakan cucing (mangkuk berukuran kecil) atau loyang persegi. Saat hendak disajikan kue dikeluarkan dari cucing terlebih dahulu, dan yang dikukus dengan loyang dipotong-potong terlebih dahulu sebelum dihidangkan.

Kue sengkulun biasanya disajikan saat hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Sayangnya tidak semua orang Betawi mengenal kue tradisional ini, penyebarannya hanya di wilayah perbatasan selatan dan timur. Sentuhan kuliner Tionghoa yang sejenis dengan kue sengkulun juga ditemukan di Jepara (kue sengkolon), Palembang (kue jando berias), dan Bangka (kue sangkulon).  Kue sengkulun atau sempora di Jawa sebagaimana disebutkan dalam Serat Centhini, dibuat dari campuran pacar cina (monte), kelapa muda, vanili, gula pasir, garam, dan daun pandan. Bentuknya mirip kue awug atau hawug-hawug.

Bahan:

  1. 250 gram tepung beras ketan
  2. ½ butir kelapa setengah tua, parut kasar
  3. 100 gram gula pasir
  4. Gula Jawa
  5. ¼ sendok teh garam
  6. ¼ sendok teh vanili
  7. Daun pisang untuk alas kue

Bahan taburan:

  1. ½ butir kelapa setengah tua, parut halus
  2. ¼ sendok teh garam

Cara membuat:

  1. Gula dimasak dengan air, didihkan hingga gula larut. Saring.
  2. Setelah gulanya agak dingin baru dicampur dengan tepung beras ketan dan bahan-bahan lainnya. Aduk hingga semua bahan tercampur rata.
  3. Siapkan loyang persegi empat, alasi dengan daun pisang. Olesi loyang dengan minyak goreng. Tuang adonan ke dalam loyang dan ratakan. Kukus hingga matang dan adonan berubah menjadi merah kecokelatan.
  4. Angkat. Dinginkan. Potong-potong.
  5. Sajikan dengan kelapa parut.