Kolam Pemancingan Dedy, Wisata Alam

Pemancingan ini agak berbeda dengan pemancingan pada umumnya. Bentuknya bukan panjang dan lebar tetapi bulat tidak beraturan dengan ukuran yang luas. Ya, diberi nama Dedy karena diambil dari nama si empunya kolam. Pemancingan Dedy usianya cukup lama. Sejak dulu hingga kini dikenal dengan ikan bawalnya. Pasalnya, pemancingan ini dari tahun ke tahun memang dihuni ikan bawal dan menyajikan untuk maniak pecinta mancing bawal. Pemancingan ini identik dengan sebutan mancing bawal rasa wild.  Dimulai tahun 2002, Dedy Sang Pemilik membuka kolam pancing ikan bawal. Alasannya, selain harga bawal stabil juga perawatan dan mengurusnya tidak serumit ikan mas. Dan waktu itu pemancing bawal tidak banyak. Sebab Dedi ingin lain dari pada kolam pancing lainnya. Padahal waktu itu  sedang menjamur kolam pancing ikan mas. Berjalannya waktu, Dedy tetap bertahan dengan bawal sampai sekarang. Konsepnya pun ia buat semi liar, maksudnya mendekati seperti mancing alam liar di setu atau danau. Ya, saking luasnya 1500 meter, kolam bawal tersebut sensasi dan suasananya mirip alam liar.

Lapaknya pun dibuat jaraknya jauh-jauh. Bentuk lapaknya agak berbeda dengan umumnya. Lapak terbuat seperti halte bus yang memakai atap dan tempat duduk dari bambu yang dibuat panjang. Jumlahnya lapaknya ada 85. Ya, setiap lapak bisa menampung 12 sampai 10 pemancing. Dan total lapak itu lebih dari 7. Disitulah pemancing akan berdampingan duduk bersama. Namun jika si pemancing enggan duduk di lapak bisa juga duduk sembarang tempat di sisi kolam. Jikalau baginya duduk disitu cukup enak, silahkan saja tapi tidak ada atap alias terjemur matahari atau kesiram air hujan. Konsep yang dibuat Dedy pun disukai para maniak bawal, sepintas seperti sedang memancing di alam liar, sebab banyak pepohonan tumbuh disekitarnya layaknya alam liar. Padakal lokasinya ini ada diantara rumah-rumah penduduk.

Kolam Pemancingan Dedy selain digunakan untuk mancing harian juga untuk lomba hari Minggu. Umpan pun bebas untuk mancing harian dengan kedalaman kolam 1,20 meter. Jadwal mancing dibuka setiap hari sejak pagi jam 7 sampai jam 5 sore, dilanjut lagi jam 7 malam sampai jam 5 pagi. Kolamnya buka 24 jam setiap hari. Harga bawal mancing harian saat ini Rp 29 ribu perkilo,” ujarnya. Selain itu setiap minggu digelar lomba dengan tiket variasi. Minggu pertama Rp 70 ribu perlapak satu joran dan minggu kedua, ketiga dan keempat tiket sama Rp 55 ribu.  Besarnya hadiah tergantung banyak peserta. Juara induk diambil 3 orang dan 1 orang prestasi kiri dan 1 prestasi kanan.  Setiap minggu tercatat 25 sampai 30 pemancing ikut lomba. Saat lomba dilarang pakai essen dan kluak, maksimal mata kail 3 dan 5.

Di Pemancingan Dedy hanya satu kolam tersedia. Guna merangsang pemancing datang tentu semua kolam pemancingan punya kiat khusus. Dedy pun menaruh ikan patin di kolam untuk dimainkan jackpot. Ada 4 ekor patin, siapa berhasil menggaetnya ada uang Rp 300 ribu dan patin tidak boleh dibawa pulang.  Untuk fasilitasnya ada kantin yang menyediakan kopi, teh, air mineral dan makanan ringan seperti mie instan, gorengan dan lainnya. Kendaraan roda dua bisa masuk sampai lokasi sedangkan mobil parkir di depan jalan. Namun untuk toilet  letaknya agak jauh ada di rumah Dedy yang tidak jauh dari kolam miliknya itu. Ayo coba jajal strike bawalnya

 

Pemancingan Dedy
Jalan  H. Abdul Rahman, Gang Sanun, Bulak Sereh
Cibubur, Jakarta Timur (Dekat SD Al Azhar 20)