Koja, Kampung

Koja merupakan sebuah kawasan yang berada di wilayah Jakarta Utara. Koja merupakan sebuah kecamatan yang terdiri dari enam kelurahan yakni Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kelurahan Tugu Selatan, Kelurahan Tugu Utara, Kelurahan Lagoa, Kelurahan Rawa Badak Utara, dan Kelurahan Koja. Pemberian nama Koja di wilayah ini memiliki dua versi. Pertama, ada yang mengatakan bahwa pada masa lampau di kawasan ini banyak tumbuh pohon koja, yakni sejenis pohon ambon. Pohon ini ada yang tumbuh secara alamiah, ada pula yang sengaja ditanam serta dikembangbiakan oleh warga. Kedua, ada pula yang mengatakan bahwa di daerah ini dulu tempat bermukim orang-orang khoja asal India. Mereka tingga di tempat ini puluhan tahun hingga memiliki anak dan keturunan serta komunitas. Cerita tersebut didasari dengan sejarah para pedagang dari Madagaskar berkelana ke Nusantara dan sempat singgah di Batavia. Karena jumlah mereka cukup dominan di antara kelompok pribumi, maka tempat itu dijuluki sebagai markasnya orang Khoja.

 

 Masjid Jakarta Islamic Center

Sumber: poskotanews.com

Koja terkenal di kalangan masyarakat luas sebagai tempat prostitusi yaitu Kramat Tunggak. Namun tempat tersebut kini sudah berganti, beralih fungsi menjadi tempat ibadah yakni Masjid Jakarta Islamic Center (JIC). Masjid ini dibangun pada tahun 1999 di luas lahan 109.435 m2. Pada masa pemerintahan Gubernur Sutiyoso tempat ini sudah tidak lagi menjadi tempat prostitusi. Sebagaimana diketahui, Gubernur DKI Jakarta saat itu, Ali Sadikin, melalui SK Gubernur DKI Jakarta No. Ca 7/I/13/1970 tanggal 27 April 1970, menjadikan Kramat Tunggak tempat pelacuran. Pertimbangan Gubernur waktu itu, agar para wanita malam itu tidak merajalela di mana-mana dan terisolir dari lingkungan masyarakat. Seiring dengan perkembangan keberadaan Pekerja Seks Komersial (PSK) di lokasi tersebut terus bertambah dan menimbulkan masalah, akhirnya lokasi tersebut ditutup dan dialih fungsi dengan dibangunnya Masjid Jakarta Islamic Center.

 

Pasar Koja

Sumber: https://www.merdeka.com

Selain Masjid Jakarta Islamic Center, Koja memiliki sebuah pasar yang sudah dilupakan oleh banyak orang yaitu Pasar Selasa. Pasar Selasa kini sudah hilang dalam penyebutan. Kini orang mengenalnya dengan sebutan Pasar Koja. Padahal pasar yang berada di Jalan Kramat Raya Jaya, Jakarta Utara ini dulunya hanya buka setiap hari Selasa. Para pedagang yang berjualan di pasar tersebut juga tidak tahu sejarah Pasar Koja yang dulunya merupakan Pasar Selasa. Menurut Yahya Andi dalam Winarno (2017), perubahan ini terjadi karena Hari Selasa dianggap kurang baik bagi sebagian masyarakat untuk melakukan aktivitas jual beli atau berniaga.