Klenteng Wan-jie Si

Klenteng ini merupakan klenteng yang bercorak Budhis, klenteng yang terbuka bagi siapa saja tanpa kecuali.

Klenteng ini dibangun sebagai rumah bergaya Belanda (kira-kira tahun 1736). Disebelahnya terletak Klenteng Di-cang yuan, yang dibangun kemudian kira-kira pada tahun 1789. Keduanya dekat dengan ‘pemakaman baru’ di Gunung Sahari, yang dibuka pada tahun 1761. Mungkin sekali kedua kelenteng ini mengganti sebagian peranan klenteng di Jakatraweg, yang disebut oleh Tachard SJ pada akhir abad ke-17, dan yang rupanya sudah hancur sejak waktu itu juga.

Sebuah uraian panjang buah tangan J.J. Vogelaar pada tahun 1789 menguatkan dugaan bahwa fungsi utama baik Klenteng Di-cang yuan dan klenteng Wan-jie si adalah sebagai tempat bagi upacara-upacara yang berhubungan dengan peringatan orang mati. Upacara-upacara tersebut masih dapat berlangsung selama pesta qing-ming.