KETIKA CINTA BERTASBIH, PERFILMAN

Ketika Cinta Bertasbih, merupakan film Drama, yang di produksi oleh Sinemart Pictures. Film terlaris pada tahun 2009 dengan jumlah penonton 3 juta orang ini, diangkat dari novel best seller karangan Habiburrahman El Shirazy yang berjudul sama Ketika Cinta Bertasbih. Berdurasi 128 menit dan di rilis pada 11 Juni 2009.

Berkisah tentang kehidupan tokoh utamanya, Khairul Azzam (Kholidi Asadil Alam), seorang mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Al-Azhar University, Kairo. Sambil menjalani kehidupannya sebagai mahasiswa, Azzam  juga berjuang untuk menghidupi ibu dan adik-adiknya di kampung. Saat bergelut dengan perjuangannya, Khairul menemukan jodoh yang tetap selalu teguh berpedoman kepada ajaran agama.

Film ini tercatat mengambil lokasi syuting di Mesir selama 22 hari. Dan menjadi satu–satunya film asing yang berhasil mengantongi izin syuting di universitas Al Azhar di Kairo, dan Bandara Internasional Kairo. Diputar di beberapa negara selain Indonesia. Antara lain Brunai Darussalam, Malaysia, Singapura, Hongkong, Taiwan, Mesir, dan Australia.

Di samping itu, film ini juga membawa pesan–pesan religius dalam dialog sederhana yang dimainkan nyaris sempurna. Kemudian, film ini juga mempunyai pesan tentang etos kerja, kecintaan tanah air. Serta mengajak anak–anak muda untuk lebih berani menghadapi masa depan dengan sebuah ikhtiar dan dapat mengartikan cinta dengan suci, karena maraknya aborsi yang terjadi saat ini merupakan bagian dari pada kesalahan mereka dalam mengartikan makna cinta,

 

Produser Cindy Christina, Mitzy Christina
Sutradara Chaerul Umam
Penulis Imam Tantowi, Habiburrahman El Shirazy
Pemeran Kholidi Asadil Alam (Khairul Azzam), Andi Arsyil Rahman (Furqon Andi Hasan),  Deddy Mizwar (KH. Luthfi Hakim), Didi Petet (Pak Ali), Lucky Perdana (Teuku Fadhil), Habiburrahman El Shirazy (Ustadz Mujab), Din Syamsudin (Cameo), Slamet Rahardjo (Pak Alam/Dubes RI untuk Mesir),  El Manik (Pak Junaedi /Dubes RI untuk Turki), Aspar Paturusi (Pak Hasan/ayah Furqon), Oki Setiana Dewi (Anna Althafunnisa), Alice Sofie Norin (Eliana Pramesty Alam), Meyda Safira (Ayatul Husna), Niniek L Karim (Ibu Malikatun), Cut Yanthi (Ibu Maylaf/Ny. Hasan), Rahmi Nurullina (Lia Humaira), Tika Putri.