Kemayoran, Kampung


Patung Ondel-Ondel Kemayoran

Sumber: http://www.tribunnews.com

Kemayoran merupakan salah satu perkampungan tua yang berada di Jakarta Pusat. Kawasan Kemayoran kini meliputi tiga kelurahan yaitu Kelurahan Kemayoran, Kebon Kosong, dan Serdang. Pada tahun 1992 di wilayah ini terdapat Bandara Kemayoran, sebagian wilayahnya seluas 44 hektar menjadi tempat penyelenggaraan Pekan Raya Jakarta (PRJ).

Nama Kemayoran berasal dari kata mayor yang merupakan jabatan atau pangkat yang diberikan pemerintah Belanda kepada orang yang bertugas menarik pajak. Jabatan mayor diberikan kepada orang Belanda dan orang Cina yang kaya raya dan memiliki tanah luas, sehingga disebut sebagai “tuan tanah”.

Isaac de Saint Martin yang memiliki nama asli Isaac de I’Ostale de Saint Martin merupakan salah satu tokoh yang pangkatnya abadi melekat pada kawasan ini. Ia tergolong orang yang kaya raya dan memiliki tanah yang luas. Tanahnya tersebar di beberapa tempat, antara lain di pinggir sebelah timur Sungai Bekasi, di Cinere, sebelah timur Sungai Krukut di Tegal Angus dan di Kawasan Ancol. Pada tahun 1662 ia tercatat sudah berpangkat letnan dan ikut serta dalam peperangan di Cochin. Pada Maret 1682 ia bersama Kapten Tack ditugaskan untuk membantu Sultan haji menghadapi ayahnya, Sultan Ageng Tirtayasa.

Pada saat itu, sebagian besar penduduk Kemayoran adalah orang Betawi. Setelah dikuasai Belanda mulai muncul para pendatang dari Cina, India, Sumatera, dan Indonesia Bagian Timur yang dijadikan pekerja dalam pembuatan jalan, parit, atau ikut dalam wajib militer. Tidak hanya itu, di kawasan ini juga terdapat orang Indo (campuran Belanda-Indonesia) yang tinggal di kompleks tentara di Jalan Garuda. Sekitar tahun 1930-an, Kemayoran menjadi terkenal sebagai pemukiman kaum Indo-Belanda, sehingga muncul sebutan Belanda Kemayoran.