KEBON AGRO WISATA CILANGKAP, WISATA ALAM

Kebon Agrowisata Cilangkap terletak di Jalan Raya Cilangkap No. 45, Jakarta Timur. Taman seluas sekitar 25 hektar ini dimiliki oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang dikelola oleh Dinas Pertanian dan Kehutanan.

Kebon Agrowisata Cilangkap memiliki beberapa fasilitas seperti arena olahraga, jogging track, arena bermain anak, serta bagi pengunjung yang memiliki hobi memancing, di sekitar area taman memiliki danau yang biasanya dijadikan area untuk memancing. Para pengunjung ini melakukan berbagai macam aktivitas seperti lari pagi, senam, maupun sekedar mencoba kulineran di halaman depan taman.

Pada akhir pekan, taman ini ramai dikunjungi pengunjung yang sebagian besar tinggal di sekitar taman. Para pengunjung ini melakukan berbagai macam aktivitas seperti senam, lari pagi, maupun sekedar mencoba kulineran di halaman depan taman. Pengunjung dapat mengitari taman sambil menikmati segarnya udara pagi dan merasakan sejuknya hembusan angin di area taman.

Kebon Agrowisata Cilangkap memiliki fungsi sebagai tempat budidaya tanaman dan hidroponik center di Kawasan Cilangkap. Di sini, pengunjung bisa melihat aneka jenis tanaman mulai dari aneka jenis pohon rambutan, mangga, dan durian dan juga tanaman hias yang tumbuh subur dan dibudidaya. 

Kebon ini berdiri sejak tahun 1991 oleh Gubernur DKI waktu itu, Soerjadi Sudirja. Dulu lahan ini dikelola oleh dinas kebersihan sebagai  lahan yang diperuntukan pembuangan sampah warga.

Pengelola berganti-ganti dari Dinas Pertanian kemudian Dinas Pertanidan dan Kehutanan dan sekarang Dinas Kelautan dan Pertanian. Kebon ini merupakan Uni Pelayanan Terpadu DKI Jakarta sebagai pusat pengembangan benih protesi dan tanaman. Terdapat dua kelompok pengelolaan yakni Tanaman Produktif dan Tanaman sayuran. Tanaman Produktif seperti Mangga di kebon ini berjumlah 371 pohon, sedangkan tanaman sayuran 115 pohon. Untuk tanaman hias berjumlah 7500 pohon.

Untuk Jenis Tanaman produktif kebon ini fokus pada pembudidayaan Rambutan Rapiah dan Binjai, serta untuk Mangga gedong gencu dan harum manis. Adapula yang saat ini sedang berkembang yakni tanaman toga obat keluarga juga turut dibudidayakan di Kebon ini.

 Kebon Agrowisata Cilangkap juga melakukan edukasi pertanian seperti akulasi (perkawinan), cangkok, menyusui dan stek. Khusus untuk anak-anak TK hingga kelas 4 SD pembelajaran lebih kepada pengenalan tanaman. Pengajaran akulasi diberikan kepada anak-anak kelas 4 SD keatas. Untuk kelas belajar dilakukan pada hari senin sampe jumat. Disediakan trainer untuk pembelajaran tersebut. Kebon ini juga memiliki kebon hidroponik terbesar di Jakarta yakni seluar 4 GH.   

Warga DKI Jakarta yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta dapat memperoleh 2 pohon tanaman per tahun. Namun untuk hal ini pihak pengelola tidak mengijinkan pengambilan pohon diwakilkan. Dalam arti, warga harus datang sendiri dengan membaga identitas tersebut ke kantor pengelola senin sampe jumat.

Hingga 2019, kebon ini telah mendistribusikan 50.000 pohon ke masyarakat. Tahun 2019 ini kebon Agrowisata Cilangkap ditargetkan mendistribusikan 650 pohon.