Kali Baru Barat

Kali Baru Barat dan Timur merupakan sisa dari proyek pembangunan kanal transportasi yang dirancang  pada abad ke-18 oleh Gubernur Jenderal VOC Gustaaf Willem van Imhoff. Pembangunan kanal tersebut bertujuan sebagai jalur pengangkutan hasil panen dari pedalaman Bogor menuju Batavia. Pada awalnya hanya Kali baru Timur yang dibentuk untuk jalur transportasi, upaya memanfaatkan solekan timur atau kali Baru Timur sebagai jalur transportasi tidak dapat tercapai karena kali tersebut sering mengalami kerusakan. Akhirnya kali tersebut difokuskan untuk irigasi pertanian saja.

Pada tahun 1776, kali Baru Timur sering mengalami kerusakan sehingga Van Imhoff mengusulkan untuk menggali kanal baru dari aliran Kali Cisadane untuk dialirkan ke Ciliwung. Kanal tersebut dikenal sebagai Westerslokkan atau selokan barat, kini disebut sebagai Kali Baru Barat. Meskipun Kali Baru Barat dan Kali Baru Timur adalah sungai buatan, kedua aliran sungai ini menjadi bagian dari 13 sungai yang mengalir melintasi Jakarta.