Jpo Bundaran Senayan, Gelora Bung Karno Dan Polda Metro Jaya, Bangunan Khas

JPO  (Jembatan Penyeberangan Orang) Bundaran Senayan, JPO Gelora Bung Karno dan JPO Polda Metro Jaya merupakan salah satu bangunan fasilitas umum dengan desain artistik modern yang terletak di sepanjang Jl. Sudirman, Jakarta Selatan. Keberadaan ketiga JPO ini sebanranya sudah cukup lama. Desain awalnya hanya berupa jembatan penyeberangan dari bahan besi dengan lantainya yang menggunakan lempengan besi yang disambung. Pada tahun 2018 Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk melakukan revitalisasi terhadap tiga JPO tersebut. Awalnya proyek revitalisasi JPO ini akan dilaksanakan dalam rangka menyambut penyelenggaraan Asian Games 2018, namun akhirnya ditunda dan baru dimulai pengerjaannya pada bulan November 2018 atau tiga bulan setelah berakhirnya Asian Games 2018.

Revitalisasi tiga JPO di jalan protokol utama Jakarta tersebut mulanya ditargetkan selesai pada akhir Desember 2018 namun baru rampung secara keseluruhan dan dapat diresmikan langsung oleh Gubernur Anies Baswedan pada hari Kamis, 28 Februari 2019. Proyek ini menggunakan dana Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dari PT Permadani Khatulistiwa Nusantara senilai Rp 53 miliar. Dana KLB merupakan denda yang diserahkan oleh perusahaan swasta kepada Pemprov DKI Jakarta karena membangun gedung melebihi jumlah lantai yang ditentukan. Kontraktor proyek JPO ini adalah PT. Abadi Prima Intikarya dan Konsultan Perencana adalah PT. Arkonin. Sementara Konsultan Pengawas proyek JPO ini adalah PT. Perentjana Djaja.

Dalam pidato peresmiannya, Gubernur Anies menyampaikan bahwa JPO ini dibangun dengan desain unik, artistik dan tata pencahayaan yang menambah keindahan kota. Diharapkankeberadaan JPO ini menjadi babak baru bagi penataan kota di Jakarta, bukan hanya fungsi bagi warga tapi artistik, membawa suasana baru, keindahan, dan kebahagiaan. 

Kini ketiga JPO yang telah direvitalisasi tersebut memiliki desain modern dan artistik serta dilengkapi lampu LED khusus sehingga memberikan kesan indah dan menawan pada malam hari. Lampu LED tersebut dapat menyala dengan bermacam-macam warna, bahkan beberapa kali menyala dengan warna khusus dalam rangka menghormati serta wujud bentuk solidaritas warga DKI Jakarta terhadap peristiwa tertentu, seperti bulan kepedulian Autisme sedunia dan peristiwa teror di Selandia Baru dan Srilanka.

Khusus pada JPO Gelora Bung Karno, turut dipasang sebuah plat khusus yang berisi pesan khusus dari Gubernur Anies Baswedan mengenai makna dan desain JPO tersebut yang lengkapnya adalah sebagai berikut :

"Berjalan kaki, termasuk di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) bukanlah sekadar menuju pekerjaan, mencari penghidupan, atau menuju pulang dan menunggu hari kerja berikutnya.

Berjalan kaki bukanlah sekadar perjalanan, namun juga harus menjadi pengalaman. Itulah gagasan yang menjadi dasar mengapa jembatan penyeberangan orang dan trotoar perlu dirancang dengan desain yang unik."

Anies Rasyid Baswedan, Ph.D
(Gubernur DKI Jakarta)

Gelora

Simbolisasi dari gejolak dan semangat bangsa Indonesia untuk terus maju dan berkembang.

Representasi dari semangat olahraga yang menjadi ciri khas kawasan area Senayan.

Cincin gelora berupa bidang-bidang pipih berwarna putih dipilih selain untuk optimalisasi cahaya matahari yang dipantulkan ke atas jembatan, juga untuk menangkap transformasi cahaya yang dinamis dari pagi sampai sore hari, hingga munculnya pencahayaan buatan di koridor Sudirman

 

Data Teknis JPO Bundaran Senayan :

  • Terkoneksi dengan Busway
  • Panjang Bentang JPO : 63,5 m
  • Panjang Ramp Barat : 52,5 m
  • Panjang Ramp Timur : 53,8 m
  • Panjang Ramp Tengah : 59,7 m
  • Lebar Gelagar JPO : 2,5 m
  • Lebar Ramp : 1,6 m
  • Materi Cincin : Sandwich Panels
  • Materi Atap : Solid Polycarbonate
  • Materi Lantai : GRM Biowood
  • Jumlah Lift : 2 Buah (beroperasi Mei 2019)
  • Merk Lift : Daiichi
  • Kapasitas Lift : 1000 kg, 13 orang
  • Jumlah Lampu LED Strip 12w : 63,5 m (JPO)
  • Jumlah Lampu LED Batten 40w : 36 titik (ramp)
  • Jumlah Lampu RGB Par 100w : 8 titik (JPO)
  • Jumlah Lampu RGB Midi 12w : -
  • CCTV : 7 Buah (24 Jam)

 

Data Teknis JPO Gelora Bung Karno :

  • Terkoneksi dengan Busway
  • Panjang Bentang JPO : 66,5 m
  • Panjang Ramp Barat : 62,6 m
  • Panjang Ramp Timur : 63,7 m
  • Panjang Ramp Tengah : 60,6 m
  • Lebar Gelagar JPO : 2,5 m
  • Lebar Ramp : 1,6 m
  • Materi Cincin : Sandwich Panels
  • Materi Atap : Solid Polycarbonate
  • Materi Lantai : GRM Biowood
  • Jumlah Lift : 2 Buah (beroperasi Mei 2019)
  • Merk Lift : Daiichi
  • Kapasitas Lift : 1000 kg, 13 orang
  • Jumlah Lampu LED Strip 12w : 66,5 m (JPO)
  • Jumlah Lampu LED Batten 40w : 39 titik (ramp)
  • Jumlah Lampu RGB Par 100w : -
  • Jumlah Lampu RGB Midi 12w : 98 titik (JPO)
  • CCTV : 7 Buah (24 Jam)

 

Data Teknis JPO Polda Metro Jaya :

  • Terkoneksi dengan Busway
  • Panjang Bentang JPO : 71 m
  • Panjang Ramp Barat : 61 m
  • Panjang Ramp Timur : 60 m
  • Panjang Ramp Tengah : 53 m
  • Lebar Gelagar JPO : 2,5 m
  • Lebar Ramp : 1,6 m
  • Materi Cincin : Sandwich Panels
  • Materi Atap : Solid Polycarbonate
  • Materi Lantai : GRM Biowood
  • Jumlah Lift : 2 Buah (beroperasi Mei 2019)
  • Merk Lift : Daiichi
  • Kapasitas Lift : 1000 kg, 13 orang
  • Jumlah Lampu LED Strip 12w : 71 m
  • Jumlah Lampu LED Batten 40w : 34 titik (ramp)
  • Jumlah Lampu RGB Par 100w : -
  • Jumlah Lampu RGB Midi 12w : 113 titik (JPO)
  • CCTV : 7 Buah (24 Jam)