ISTORA SENAYAN

Istora Senayan merupakan salah satu bangunan yang terdapat di komplek Gelanggang Olahraga Gelora Bung Karno kawasan Senayan, Jakarta. Nama Istora merupakan singkatan dari Istana Olahraga. Istora dibangun dalam rangka persiapan penyelenggaraan Asian Games IV tahun 1962 dan sejak saat itu sering digunakan untuk sejumlah acara, baik olahraga, kegiatan politik dan pemerintahan, hiburan hingga pameran.

 

Fasilitas yang dimiliki Istora diantaranya adalah ruang VIP, ruang ganti pemain, ruang medis, ruang kantor, area medis, musholla, area parkir yang luas, lampu penerangan 60.400 watt, CCTV 7K, AC 900 PK dan sound system TOA yang dilengkapi 4 speaker dan 2 subwoovers.

 

Dalam dunia badminton, Istora selalu dikenal sebagai venue Indonesia Open atau ajang kejuaraan Indonesia Terbuka yang merupakan salah satu seri kejuaraan badminton top dunia yang sangat prestisius. Istora dianggap “angker” dan memiliki “magis” tersendiri terutama dukungan fanatik yang selalu diberikan penonton Indonesia yang berbeda dengan dukungan penonton kejuaraan badminton lainnya di dunia.

 

Beberapa peristiwa bersejarah pernah terjadi di Istora. Pada tanggal 30 September 1965 atau beberapa jam sebelum terjadinya peristiwa G30S/PKI, Presiden Soekarno menghadiri Musyawarah Nasional Kaum teknisi Indonesia di Istora. Beberapa hari kemudian Istora sempat dijadikan markas sementara pasukan Kostrad pimpinan Mayjen Soeharto dalam operasi penumpasan G30S/PKI. Istora merupakan lokasi penyelenggaraan Sidang Istimewa MPRS tahun 1967 yang mengangkat Jenderal Soeharto sebagai Presiden RI ke-2 menggantikan Presiden RI sebelumnya, Soekarno.

 

Pada Asian Games 2018, Istora Senayan digunakan  sebagai  venue cabang olahraga badminton dan basket.